BANTENRAYA.COM – Kegiatan Pramuka identik dengan dengan aktifitas kemandirian dan ketangguhan beraktifitas di alam bebas dalam kesehariannya.
Memasak makanan sendiri, membuat tenda di alam bebas, penjelajahan alam hingga aktivitas upacara menjadi hal hal yang dilakukan.
Namun, di sela kegiatan tersebut, salah satu yang diajarkan adalah bagaimana siswa Pramuka bisa menjadi siswa yang tetap disiplin dalam menjalankan ibadah, khususnya menjalankan sholat sebagai kewajiban umat muslim.
Baca Juga: Punya Pasar Cukup Besar, Indonesia Punya Daya Para Tarik Investor dengan Jaga Iklim Investasi
Hal itu, yang ditekankan dalam kegiatan Perkemahan Pramuka Madrasah atau PPM ke IV yang digelar Kelompok Kerja Madrasah 3 Kota Cilegon mulai dari Jumat 16 Desember 2022 sampai pada Minggu 18 Desember 2022.
Dimana sholat menjadi hal yang harus dilakukan kendati dalam kondisi lelah, pakaian kotor dan disela aktivitas kepramukaan lainnya yang padat.
Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon Munirudin menjelaskan, salah satu perbedaan justru dari sisi bagaimana soal aqidah akhlak yang diperkuat, sehingga jangan sampai malah justru mengabaikan kewajiban sholat saat beraktifitas dalam pramuka.
“Dari sisi kurikulum MTs dan SMP jauh berbeda, MTS itu PAI (Pendidikan Agama Islam) itu ada bahasa arab, fiqih, akidah akhlak dan Qur’an hadits, maka jelas ini (Perkemahan Pramuka) harus lebih hebat dari sisi keilmuannya dan juga pengamalannya, jangan sampai justru malah mengabaikan kewajiban,” katanya kepada wartawan.
Munirudin menyatakan, dengan kegiatan perkemahan pramuka tersebut diharapkan muncul anak-anak yang memiliki disiplin, lalu terlatih ketangguhannya, memiliki mentalitas yang baik, serta pandai bersosialisasi.
“Disiplin dan ketangguhan itu dilakukan dari sejak bangun tidur dan tidur kembali, kemudian mengasah mental berani tampil dan siap dalam dinamika kehidupan, serta Insya Allah akan baik dalam bergaul dan berkomunikasi,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KKM 3 Cilegon Ali Yakub mengungkapkan, ada ratusan siswa yang ikut dalam PPM tersebut, dimana diikuti 14 madrasah yang terdiri dari 14 pangkalan putra dan 13 pangkalan putri.
“Semua madrasah di Kota Cilegon ikut. Ini untuk meningkatkan silaturahmi antar siswa serta memotivasi dengan berbagai lomba yang dilakukan. Sebab, selama ini pramuka menjadi kegiatan rutin setiap minggu (pekan di sekolah), sehingga jika tidak dilombakan maka anak-anak akan bosan. Jadi untuk memotivasi maka PPM ini dilakukan,” katanya. ***



















