BANTENRAYA.COM – Beberapa calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) Pemilu 2024 kesulitan menjawab pertanyaan saat dites wawancara oleh 5 komisioner KPU Kota Serang.
Tes wawancara calon anggota PPK dilaksanakan di Hotel Lynn, Kota Serang, mulai Minggu 11 Desember hingga Senin 12 Desember 2022.
Tes wawancara bagian dari tahapan seleksi calon anggota PPK untuk Pemilu 2024.
Baca Juga: 15 Ucapan Hari Ibu 22 Desember yang Tulus Menyentuh Hati, Bangkutkan Suasana Haru dan Penuh Makna
Tes wawancara dilakukan untuk menggali lebih dalam tentang pengetahuan para calon anggota PPK.
Salah seorang calon anggota PPK asal Kecamatan Serang, Winda mengatakan, saat tes wawancara, ada satu pertanyaan yang membuatnya sulit menjawab pertanyaan salah satu anggota komisioner KPU Kota Serang.
“Soal berapa jumlah anggota DPRD Kota Serang. Harusnya kan 45 anggota. Nah Slsaya gak jawab itu, karena belum sempat baca,” ujarnya, ditemui Bantenraya.com usai tes wawancara.
Baca Juga: Link Download Minecraft Pocket Edition Update Versi 1.19.50 Resmi dari Mojang Studios
ia menyebutkan, jumlah pertanyaan yang dilontarkan sebanyak lima pertanyaan dari lima anggota komisioner KPU Kota Serang.
“Satu orang satu pertanyaan. Kan ada lima komisioner,” ucap dia.
Merasa ada kekurangan, Winda mengaku tidak percaya diri apakah dirinya bisa lolos dan menjadi anggota PPK.
Winda pun menyerahkan sepenuhnya kepada anggota komisioner KPU Kota Serang, seraya berharap ada keajaiban untuk dirinya.
Baca Juga: Bagaimana Cara Download WhatsApp Aero di HP, Simak Secara Lengkap Langkah per Langkahnya di Sini
“Gak tau ya soalnya Fifty-Fifty. Minta doanya aja,” katanya.
Hal serupa pun dialami Fadiah. Peserta asal Kecamatan Serang ini juga mengaku, kesulitan menjawab saat ditanya soal jumlah daftar pemilih tetap (DPT) saat wawancara.
“Mengenai DPT. Spesifikasinya DPT tingkat kelurahan. Karena memang datanya untuk dicari agak sulit, selain tidak ada kisi-kisi,” tuturnya.
Baca Juga: Link Download Minecraft Pocket Edition 1.19.50 Terbaru dari Mojang Studios, Bukan Mod Apk Gratis
“Kita menerka-nerka jawaban jadi tidak sampai belajar spesifikasi gitu. Selain itu ketika dicari tau, itu beberapa website agak susah, ada beberapa server down juga kalau disearching,” katanya.
Selain soal DPT, Fadiah pun mengaku tidak bisa menjawab pertanyaan soal distribusi logistik yang dilontarkan oleh salah seorang anggota komisioner KPU Kota Serang.
“Ada lagi mengenai distribusi logistik. Saya gak bisa jawab juga,” tutur dia.
Baca Juga: Sinopsis Alchemy of Souls Season 2 Episode 2: Ini Alasan Jung Uk Membantu Byeon Batalkan Pernikahan
Tahu ada beberapa pertanyaan yang tidak terjawab dengan sempurna, Fadiah pun mengaku pasrah dan menyerahkan sepenuhnya hasil tes wawancara kepada tim penilai, sambil terus berharap ada keajaiban yang memihak padanya.
“Kayaknya sudah pasrah, karena menurut saya itu poin penting dalam penilaian penyelenggaraan,” akunya.
Fadiah menuturkan, ada sekitar 25 pertanyaan yang diberikan dari lima orang anggota komisioner KPU Kota Serang.
Baca Juga: Emak-emak Purnawirawan Korps Baret Merah dan PPIR Banten Deklarasi Dukung Prabowo Subianto
“Kurang lebih masing-masing lima pertanyaan dari lima komisioner, jadi 25 pertanyaan,” tutur Fadiah.
Fadiah mengungkapkan, belum memiliki pengalaman menjadi penyelenggara pemilu. “Saya baru pertama kali ikut daftar ini,” ungkap dia.
Fadiah menjelaskan, motivasinya ambil bagian menjadi calon anggota PPK ingin menambah wawasan dan menyukseskan Pemilu 2024.
Baca Juga: Preman Pensiun 7 Tidak Tayang Hari Ini Aris Nugraha Angkat Suara, Ini Penyebabnya
“Masih banyak pemuda yang menganggap kalau pemilu itu penyelenggaraan kurang bersih, mungkin motivasinya selain ingin mencari tau juga ingin menyukseskan pemilu juga dan juga pengen caranya,” jelas dia.
Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Serang, M. Fahmi Musyafa mengatakan, KPU RI telah mengeluarkan keputusan 476.
Di dalam keputusan 476 itu di lampiran halaman 85 ada formulir penilaian wawancara.
Penilaian wawancara itu ada tiga cakupan yaitu pengetahuan kepemiluan yang termasuk di dalamnya jumlah kursi DPRD, jumlah DPT, alur distribusi logistik.
Baca Juga: 7 Pemain Preman Pensiun yang Ternyata Preman Sungguhan, Ada yang Anaknya Sendiri Sampai Ketakutan
“Kalau pesertanya betul-betul mempersiapkan dengan baik, saya kira mereka mungkin bisa menjawab itu,” ucapnya.
“Apabila keputusan 476 dipublikasikan oleh KPU RI, dengan membuka JDIH (jaringan dokumentasi informasi hukum) KPU RI, maka siapapun masyarakat dapat mendownload keputusan 476 itu,” katanya.
Fahmi menjelaskan, keputusan 476 itu terkait dengan juknis seleksi badan adhock baik mulai pendaftaran, dari tes tulis, tes wawancara hingga penetapan.
Baca Juga: Intip Contoh Soal Tes TKD dan Akhlak Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2, Lengkap dengan Jawabannya
“Termasuk PPS di dalamnya. Jadi PPK PPS. 476 itu keputusan KPU RI yang dikeluarkan oleh KPU RI untuk guides KPU kabupaten kota dalam hal selesai badan Adhok baik PPK, PPS, dan pantarlih,” jelas dia. ***


















