BANTENRAYA.COM – Pengacara Hotman Paris mengaku telah mendapatkan aduan dari ribuan masyarakat soal kriminalitas di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta.
Dengan adanya aduan itu, dirinya meminta Kapolda Metro Jaya untuk segera bergerak, dan menindak tegas pelaku premanisme. Bahkan jika perlu polisi melakukan tembak di tempat.
“Di postingan saya sebelum ini sudah ada ribuan warga Indonesia yang mengeluh. Bahkan sebagian ratusan warga menjadi korban premanisme, pencopetan penodongan dan sebagainya, pencaloan di terminal Kampung Rambutan Jakarta” kata Hotman dalam akun instagram resminya, Selasa 15 November 2022.
Hotman mengungkapkan aksi premanisme ini tidak bisa dibiarkan, karena banyak masyarakat yang dirugikan.
Baca Juga: Kunjungan Kerja Padat, Ibu Iriana Terpeleset dari Tangga Pesawat Jelang KTT G20 Bali
“Hallo Kapolda Metro, tolong segera perintahkan anak buah. Bila perlu tembak di tempat,” ungkapnya.
Hotman juga meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri turun tangan, mengawasi kinerja kepolisian, karena dianggap membiarkan premanisme terjadi disana.
“Kadiv Propam Mabes Polri tolong dikerahkan anggota propam untuk mengawasi anggota-anggota Polri yang bertugas disana,” pintanya.
Hotman menegaskan Terminal Kampung Rambutan sangat dekat dengan sejumlah kantor baik institusi kepolisian, hingga tempat presiden.
Baca Juga: Profil dan Biodata Kim Kun Hee, Istri Presiden Korea Selatan yang Dipuji Kecantikannya di KTT G20
“Ribuan warga sudah mengeluh, ada yang ditodong dan macam-macamlah. Ini sangat dekat dan bagian Ibu Kota, dekat dengan istana, sangat dengan ke Polda Metro Jaya, sangat dekat ke Bareskrim, kok masih bisa terjadi seperti ini,” tegasnya. ***



















