BANTENRAYA.COM – Sinetron Preman Pensiun 7 episode 15A telah tayang tadi malam dan terdapat scene yang mengungkapkan plot twist asal muasal terjadinya perebutan kekuasaan.
Dalam Preman Pensiun 7 episode 15A, Cecep mengungkapkan kepada atasannya bahwa akan terjadi serangan yang menarget dirinya, Ujang, Murad, Bubun dan Iwan.
Untuk lebih jelasnya mengenai cerita sinetron Preman Pensiun 7 episode 15A, simak penjelasan dibawah yang terfokus pada bang Edi, trio MCU sama kang Mus.
Baca Juga: Raffi Ahmad Borong Penghargaan SCTV Awards 2022, Berikut Daftar Pemenang Paling Ngetop Lainnya
Trio MCU (Murad, Cecep, dan Ujang) ditambah Iwan merupakan serangkaian anak buah kang Mus yang selalu setia.
Kini mereka sedang terancam oleh orang suruhan bang Edi, dimana pada episode kemarin Iwan telah gugur dikeroyok sama orang suruhan bosnya Agus dan Yayat tersebut.
Kelanjutan cerita semalam, Cecep dan Ujang yang baru menghampiri Iwan yang tumbang langsung bergegas balik ke pabrik karena diperintah atasannya yaitu kang Mus.
Ayah Safira memerintahkan demikian karena ia sedikit tahu inti permasalahan yang disampaikan Cecep lewat telepon sewaktu di kontrakan Bubun.
Pada posisi Bubun kini sedang dicari sama orang suruhan bang Edi untuk dihabisi. Penyebabnya adalah bang Edi telah mengetahui hubungannya Bubun dengan orang-orang di terminal, pasar dan di jalan yang dianggap sebagai backing.
Untungnya Bubun telah memprediksi bahwa sebentar lagi orang suruhan bang Edi juga mencari dirinya sebagai target berikutnya setelah Iwan (teman Bubun) dan Ibing (adik Bubun) tumbang dikeroyok orang suruhan bang Edi.
Baca Juga: DPRD Desak Pemkot Serang Segera Sambungkan Jalan Frontage Unyur: Keterlaluan…!
Orang suruhan bang Edi yang mencari lokasi Bubun berkat dari introgasi Yayat kepada Ibing.
Karena merasa diincar sama orang suruhan bang Edi, lantas Bubun keluar dari kontrakan untuk sementara waktu tinggal dirumah Ibing sambil menunggu kondisi aman.
Benar saja tak lama Bubun keluar, orang suruhan bang Edi datang menemui kontakannya. Namun mereka nihil karena sudah keduluan target yang mereka incar kabur.
Baca Juga: Sinopsis Drakor Reborn Rich yang Tayang Perdana 18 November 2022, Menegangkan dan Mencekam
Pada scene Cecep dan Ujang yang dipanggil bosnya itu, sekarang telah sampai di pabrik. Pas didalam mereka berdua menceritakan kronologi sebenarnya kepada kang Mus.
Menurut Cecep yang namanya bang Edi adalah dulu pernah pegang ormas (organisasi masyarakat). Melalui kegiatan yang dibentuknya itu dimaksudkan untuk mendongkrak nama bang Edi sebelum gabung di politik.
Karena butuh modal besar untuk gabung ke politik, akhirnya bang Edi berniat untuk menguasai jalan, terminal dan pasar.
Baca Juga: Nataru, Pemudik yang Menggunakan Kapal Ferry Diprediksi Tembus 2,68 Juta Jiwa
Niatnya untuk menguasai jalan, terminal dan pasar berkat dulu pernah kenal sama Bubun sewaktu ia pegang terminal.
Karena pada saat itu Bubun yang menjadi anak buah kang Gobang ia langsung mengklaim bahwa dirinya adalah pemimpin baru setelah kang Gobang dipenjara.
Untuk menopang gaya barunya, akhirnya singkat cerita Bubun gelap mata dan meminjam uang kepada bang Edi agar terlihat keren di mata anak buahnya.
Baca Juga: Inilah Penyebab Indra Kenz Divonis Hukuman 10 Tahun Penjara dan Didenda Rp 5 Miliar
Mendengar penjelasan Cecep, kang Mus memerintahkan apabila mereka mengangkat bendera perang maka anak buahnya haru berusaha mengamankan kondisi dengan cara berdamai.
Kata-kata berdamai dari mulut kang Mus, awalnya membuat Ujang dan Cecep tertunduk lesu dan seperti pasrah mendengar nasihat dari bosnya itu.
Namun kang Mus melanjutkan untuk menjaga kondisi tetap damai maka diperlukan ia dan anak buahnya perlu mengangkat bendera perang. Yang artinya kang Mus juga sudah bersiap perang manakala sesuatu terjadi pada anak buahnya.
Demikian perjalanan dari Preman Pensiun 7 epsidoe 15A, mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan artikel ini. ***



















