BANTENRAYA.COM – Kabar mengejutkan datang dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong yang menyatakan akan mundur dari kursi pelatih buntut Tragedi Kanjuruhan.
Baru kali ini Shin Tae Yong berbicara tentang Tragedi Kanjuruhan dan membuat pernyataan yang membuat masyarakat Tanah Air sebab akan mangkatnya dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
Pernyataan akan mundur dari pelatih Timnas Indonesia buntut dari Tragedi Kanjuruhan, Shin Tae Yong sampaikan melalui akun Instagram pribadinya @shintaeyong7777.
Baca Juga: Dikaitkan Penjual Dawet dengan Partainya, DPP PSI: Bukan Pengurus PSI!
Sebelum menyatakan mundur, Shin Tae Yong awalnya menyampaikan turut berkabung atas Tragedi Kanjuruhan, Malang.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang,” tulis Shin Tae Yong lewat akun Instagram pribadinya.
Shin Tae Yong mengatakan bahwa ia merasakan perih dan sakit melihat tragedi tersebut, sebab ia mempunyai istri dan dua orang anak.
Baca Juga: Masih Hangat! Kode Redeem ML Mobile Legends 7 Oktober 2022, Klaim Diamond dan Hero Gratis
“Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari 2 anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban,” ujar Shin Tae Yong.
Shin Tae Yong menerangkan bahwa ia sangat mencintai sepakbola Indonesia dan dukungan tersebut juga datang dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.
“Seseorang yang sangat mencintai sepakbola Indoensia dengan kesungguhan hati dan memberi dukungan penuh dari belakang agar sepakbola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI,” ungkapnya.
Baca Juga: Belum Nasi Belum Malam, Ketergantungan Masyarakat Kabupaten Serang Terhadap Beras Masih Tinggi
Kemudian, pelatih Timnas Indonesia U-19 ini menegaskan apabila Ketua Umum PSSI harus mundur karena Tragedi Kanjuruhan, maka ia juga akan ikut mundur dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
“Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri,” tegasnya.
“Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama,” sambungnya.
Baca Juga: Update Kode Redeem FF Free Fire 13 Oktober 2022, Dapatkan Diamond, Skin Epic dan Hadiah Gratis
Mantan pemain sepakbola Korea Selatan menjelaskan bahwa sepakbola tidak bisa sukses karena 11 pemain inti saja, tetapi butuh dukungan dari tim internal maupun eksternal.
“Sepakbola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus, bukan juga hanya staf pelatih saja yang bagus,” jelasnya.
“Kita bisa mencapai kesuksesan ketika semuanta menjadi tim mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih official, semua karyawan federasi termasuk Ketuam Umum,” lanjutnya.
Baca Juga: Tanggal 13 Oktober 2022 Memperingati Hari Apa? Ternyata Ada Banyak Peringatan Internasional
Shin Tae Yong menyebutkan bahwa ia datang ke Indonesia untuk melatih Timnas ini karena dipilih oleh Ketua Umum PSSI yakni Iwan Bule.
“Saya dengan masyarakat Indonesia dapat mengembangkan sepakbola Indoensia bersama setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2020,” tuturnya.
“Ini adalah prestasi atau hasil yang dibuat oleh para pemain, fand, dan Ketua Umum PSSI yang memilih saya,” tambahnya.
Baca Juga: Baca Doa Ini Satu Kali, Segala Urusan Apapun Akan Dimudahkan dan Dijauhkan dari Kesulitan
Shin Tae Yong mengatakan bahwa sangat disayangkan nyatanya semua tanggung jawab dialihkan kepada Ketua Umum PSSI terkait Tragedi Kanjuruha.
“Beliau telah mengembangkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya.***

















