BANTENRAYA.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang sampai dengan saat ini telah memperbaiki 80 unit rumah tidak layak huni (rutilahu). Adapun biaya perbaikan rutilahu tersebut berasal dari dana zakat dan infak aparatur sipil negara (ASN).
Ketua Baznas Kabupaten Serang Badrudin mengatakan, sampai dengan bulan Oktober ini sudah ada 13 unit rutilahu yang diperbaiki oleh Baznas bekerja sama dengan Pemkab Serang dan Kodim 0602/Serang yang sember anggarannya bersumber dari infak ASN Kabupaten Serang.
“Periode pertama yang dapat bantuan lima orang, periode kedua lima orang, dan periode ketiga tiga orang. Yang kita monitoring ini periode kedua. Nilainya masing-masing Rp25 juta” ujar Badrudin usai meninjau rutilahu yang sudah selesai diperbaiki di Desa Sambilawang, Kecamatan Waringinkurung, Senin 10 Oktober 2022.
Baca Juga: Ratusan Honorer Gagal Masuk Pendataan, Berikut ini Penyebabnya
Ia menuturkan, untuk yang menetapkan warga yang mendapatkan bantuan yaitu Dinas Sosial (Dinsos) yang diputuskan oleh keputusan Bupati Serang Rt Tatu Chasanah dan dikerjakan oleh Kodim 0602/Serang.
“Baznas tugasnya mengeluarkan uangnya. Periode yang kedua ini untuk Kecamatan Waringkurung, Bojonegara, Bandung, Baros, dan ada satu kecamatan lagi,” katanya.
Selain itu, Baznas juga membangun rutilahu yang sumber anggarannya dari dana zakat melalui program kampung Baznas sebanyak 40 unit yang terdiri 20 unit di Kecamatan Carenang dan 20 unit di Kecamatan Cinangka dengan nilai masing-masing Rp20 juta per orang.
Baca Juga: Perusakan di Luar Stadion Kanjuruhan, Polri Kantongi Identitas Pelaku
“Terus ada program bedah rumah satu kecamatan satu unit di 27 kecamatan dengan nilai bantuan per orang Rp15 juta. Untuk progres pembangunannya kampung Baznas dan bedah rumah masih dalam proses. Saya mohon rumahnya dirawat dan dipelihara dengan biak, bantuan yang diberikan merupakan program Ibu Bupati mengurangi rutilahu,” paparnya. (***)



















