BANTENRAYA.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen dari Universitas Serang Raya (UNSERA) telah menggelar kegiatan pengabdian masyarakat kepada warga dan kelompok tani jeruk.
Kegiatan dati Tim PkM UNSERA kali ini digekar di Lingkungan Drangong, Desa Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten.
Tim PkM UNSERA ini terdiri dari Shohifah Annur sebagai ketua, Lina Marliana Dewi, dan Wyke Kusmasari sebagai anggota.
Baca Juga: Harta Kekayaan Hakim Agung Sudrajad Dimyati yang Kini Jadi Tersangka Kasus Suap
Selain itu beberapa mahasiswa dari program studi teknik kimia UNSERA juga ikut dilibatkan, yaitu Rita Komalasari, Very Indrawan, dan Nuryasiroh.
Tim PKM ini telah menerima hibah Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) untuk tahun anggaran 2022.
Kegiatan ini telah dimulai dari bulan Juni 2022 dan direncanakan sampai dengan November 2022 nanti.
Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam beberapa tahapan.
Tahap pertama, tim mengawali kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan melakukan melakukan observasi ke kebun jeruk dan wawancara ke RT, RW dan petani untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di lapangan.
Pada tahap kedua, tim menyiapkan pelatihan pembuatan pupuk yang diawali dengan koordinasi dengan pihak petani mengenai format pelatihan yang tepat.
Baca Juga: Blak-blakan, Kang Komar Si Bebeb Ungkap Alasan Sebenarnya Tak Dilibatkan di Preman Pensiun 6
Tahap ketiga, yaitu pelaksanaan. Pada tahap ini diberikan pelatihan pembuatan pupuk.
Di dalam pengabdian ini, transfer IPTEK yang telah diberikan kepada masyarakat berupa pelatihan keahlian pembuatan pupuk kompos dari limbah dedaunan jeruk menggunakan fermentator EM-4 (Effective Mircoorganism) untuk mempercepat proses pembusukan.
Selain itu, pelatihan pembuatan pupuk cair dari limbah kulit hasil perasan jeruk juga dilakukan.
Baca Juga: Contoh Soal Tes Panwaslu Pemilu 2024 Beserta Kunci Jawabannya
Warga dan petani jeruk juga diajarkan cara pelatihan pengemasan/packaging, dan pelatihan pemasaran produk.
Mahasiswa teknik kimia yang membantu kegiatan pengabdian bertugas untuk meneliti kandungan nutrisi dan zat hara yang ada di dalam pupuk kompos dari daun jeruk dan pupuk cair ini.
Menurut Pak Amang, selaku koordinator mitra, mereka sangat senang dengan adanya kegiatan pelatihan ini. Mereka berharap kegiatan pengabdian ini bisa berkelanjutan.
Warga juga menginginkan tim PkM UNSERA membantu dalam mengembangkan potensi kebun jeruk yang ada di Lingk, Drangong ini menjadi agrowisata buah jeruk. ***



















