BANTENRAYA.COM – Kegegeran warga Purwakarta disebabkan sang tokoh publik diberitakan bercerai atas gugatan Bupati Purwakarta kepada sang suami Dedi Mulyadi.
Gugatan cerai tersebut telah resmi dikatan langsung oleh Pengadilan Agama Purwakarta dengan nomor register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk.
Dalam keterangan tersebut, tertulis atas nama pengugat yakni Hj. Anne Ratna Mustika dan tergugat atas nama H. Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Ini Penyebab Mengapa Reza Arap Selingkuhi Wendy Walters dari Analisa Zoya Amirin
Sehingga membuat warga Purwakarta bertanya-tanya kok bisa bercerai padahal keluarga Dedi Mulyadi terlihat baik-baik aja.
Sehingga publik kembali flashback atau mengenang hubungan Dedi Mulyadi dan sang istri yang begitu romantis dan harmonis.
Berawal Pria kelahiran Subang Jawa Barat ini seringkali wara wiri di tanah Pasundan. Ia tak segan untuk terjun langsung bertemu dan berbincang dengan warga.
Baca Juga: Bupati Purwakarta Gugat Cerai Dedi Mulyadi Anggota DPR RI, Kok Bisa?
Di balik sosoknya yang tegas, ada kisah unik yang pernah dialaminya semasa muda. Kang Dedi, sapaan Dedi Mulyadi itu ternyata penuh perjuangan demi mendapatkan sang istri.
Hal ini pun diungkap sang istri melalui sebuah Video Youtube IVAN WIRATA CHANNEL dikutp Bantenraya.com Rabu 21 September 2022.
Pertemuan keduanya tersebut berawal dari Kang Dedi serta sang istri yang kerap bertugas di area rumah dinas Bupati Purwakarta.
Baca Juga: Mengenal Pemimpin PKI Terakhir, DN Aidit: Kecil Islamis Besar Komunis
“Ketika itu saya masih jadi anggota dewan, kita bertemu di rumah dinas Bupati yang hari ini saya tinggali karena waktu itu saya tinggal dengan om saya yang menjabat Bupati,” terang Anne.
Bertugas di rumah dinas bupati membuat Kang Dedi dan Anne mau tak mau sering berjumpa. Sebab, Anne pun juga tinggal di rumah dinas bersama sang paman yang kala itu menabat sebagai Bupati Purwakarta.
Pertemuan keduanya tersebut lambat laun membuat Kang Dedi senantiasa merasa penasaran. Ia bertanya kepada sang ajudan Bupati mengenai sosok wanita cantik bernama Anne.
“Biasa kalau anggota dewan dengan Bupati kan suka ada rapat-rapat begitu kan. Suami saya itu sedang bertamu tiba-tiba dia melihat saya begitu, tanya-tanya lah ke ajudan,” cerita Anne.
Sempat Tak Direstui Paman Istri
Baca Juga: Mengenal Pemimpin PKI Terakhir, DN Aidit: Kecil Islamis Besar Komunis
Rasa penasaran Kang Dedi berujung dengan keberuntungan. Keduanya lantas berkenalan hingga mulai intens berkomunikasi.
Namun, hal itu nampaknya bukan sesuatu hal yang disukai sang paman. Sebab, Kang Dedi kala itu seringkali menyampaikan kritik keras atas berbagai kebijakan yang dibuat sang paman dari sosok Anne.
Hubungan keduanya sempat terkendala. Anne tak mengantongi restu dari sang paman.
Baca Juga: 19 Tahun Berumah Tangga, Kang Dedi Mulyadi Digugat Cerai Bupati Purwakarta
“Suami saya dulu itu anggota dewan yang paling vokal untuk memberikan kritik atas kebijakan om saya. Ketika tahu bahwa kita menjalin komunikasi begitu dekat, orang pertama yang tidak setuju ya om saya,” sambungnya.
Kendati demikian, tekad kuat Dedi untuk mendapatkan sang istri pun begitu besar. Hal itu pun diapresiasi oleh Anne sendiri.
Ia menyebut jika sang suami merupakan sosok yang luar biasa. Dengan segala upaya, Kang Dedi berhasil menerobos pintu pertahanan dari keluarga besar Anne.
Baca Juga: Publik Kaitkan Dewan Kolonel Ide Johan Budi dengan Dewan Jenderal, Sunggung Soal G30S
“Tapi ya jangan disebut Kang Dedi Mulyadi kalau tidak bisa menerobos benteng pertahanan kami begitu kan,” imbuhnya.
Kini, keduanya pun telah menjadi sepasang suami istri dan menjadi keluarga harmonis, namun hanya jelang seaat hubunya harmonis kini mereka dilanda perceraian.
Dari pernikahan keduanya, lahir tiga putra dan putri bernama Maulana Akbar Ahmad Habibie, Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip, serta Hyang Sukma Ayu.***


















