BANTENRAYA.COM – Kali ini terdengar bahwa Hacker Bjokar terkena suspend alias di takedown pasca membocorkan data milik negara khususnya data kepresidenan.
Akun tersebut yang dimiliki Hacker Bjorka telah menghebokan sistem keamanan Indonesia sampai ketar-ketir akibat dampak yang dilakukannya.
Akun Bjorka @bjorkanism itu, saat ini sudah tidak bisa lagi ditemukan di Twitter lagi, dengan demikian terdapat pihak yang takut dengan kondisi kebocoran data sampai-sampai akun Hacker tidak bisa kita cari lagi.
Sehingga terdapat kesimpulan oleh warganet yang beranggapan kalo ulahnya Hacker Bjokar itu membuat kerugian bagi pengunanya.
Sebagaimana diketahui, biasanya sebuah akun Twitter, bisa ditangguhkan atau kena suspend kalau ada yang melaporkan terkait penyalahgunaan oleh akun yang bersangkutan.
Bahkan, sebuah akun bisa ditangguhkan secara permanen untuk kasus-kasus tertentu.
“Akun Bjorka udah ditakedown sama pemerintah? Ada yang panik nih nampaknya,” tulis warganet.
Namu kalian harus tahu tentang fakta yang terjadi akibat dampak yang dilakukannya dikutip Bantenraya.com dari pantaun sebagai berikut;
– Profil Hacker Bjorka
Baca Juga: Yuk Siap-Siap….. Asprov PSSI Banten Beri Informasi, Akhir September Liga 3 Rencananya Bergulir
Hingga saat ini belum diketahui identitas lengkap dari hacker Bjorka dan dari negara mana ia berasal.
Namun dari laman Twitter yang diduga miliknya @bjorkanism, Bjorka menyematkan sebuah lokasi Warsawa, Polandia sebelum terkena takedown.
Belum diketahui secara pasti apakah negara tersebut adalah negara asalnya atau bukan.
Baca Juga: Hasil Tes Fisik Kedua jadi Patokan KONI Kota Cilegon Berangkatkan Atlet ke Porprov Banten
-Kerap Muncul di Breach Forums
Informasi terkait sosok hacker Bjorka masih menjadi misteri. Namun berdasarkan sejumlah sumber, Bjorka kerap muncul dalam sebuah situs keamanan cyber bernama Breached.to.
– Bocorkan Dokumen Rahasia yang Diduga Milik Jokowi
Baca Juga: Gelora Pesta Gol, Jaga Peluang Babak 8 Besar di Cilegon League U-15
Sejumlah dokumen surat menyurat yang diduga milik Presiden Jokowi diretas oleh akun Bjorka di laman Breach Forums.
Hingga di perjualbelikan olehnya dengan harga murah dalam unggahannya, Bjorka menjelaskan bahwa telah mengunggah total 679.180 dokumen berukuran 189 MB namun bila di-compress menjadi 40 MB.
– Menjual Data Pribadi Milik Warga Indonesia
Baca Juga: 5 situs dewasa yang paling sering dikunjungi warganet, situs manakah yang pernah kalian akses?
Bukan hanya meretas situs milik pemerintah, Bjorka juga menjual 105 juta data milk Warga Negara Indonesia yang berasal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kapasitas data yang diduga bocor diklaim mencapai 8 GB. Bjorka menjual data tersebut dengan harga mencapai USD 50 Ribu atau sekitar Rp 745 Juta.
Tak hanya itu, Bjorka juga menjual sejumlah data yang diklaim milik IndiHome.
Baca Juga: Niat Baik Malah Dicibir, Baim Wong: Kok Ada Lagi-Ada Lagi Ya!
– Beri ucapan selamat ulang tahun ke Menkomindo
Dalam unggahan telegram dengan nama akun Bjorka, memberikan selamat ulang tahun kepada Menkominfo, Johnny G Plate.
“Happy birthday johny johny oh papa,” tulis akun Telegram Bjorka.
Baca Juga: Langganan Sambung Baru ICONNET PLN Berhadiah Wisata Religi, Buruan Daftar!
Sebagain data yang dibocorkan yaitu Menkominfo Johnny Gerade Plate lahir di Flores pada 10 September 1956, beragama Katolik, dan berstatus sebagai kepala keluarga.
Menanggapi isu kebocoran data, Bjorka dan Kominfo sempat berbalas pesan.
Kominfo meminta agar hacker Bjorka jangan menyerang. Kemudian, Bjorka merespons dengan menuliskan ‘STOP BEING AN IDIOT’ di situs Breached.to.
Hingga saat ini Hacker Bjorka dicari keberadaanya yang mengemparkan oleh aksi Hacking yang membocorkan data dan memperjual belikan dengan harga murah di Breach Forums.***



















