BANTENRAYA.COM – Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai Berkarya merestui Walikota Cilegon Helldy Agustian pindah partai.
Padahal, pada pencalonan Walikota Cilegon pada Pilkada Serentak 2020 lalu, Partai Berkarya menjadi kendaraan politik bagi Helldy Agustian menduduki singgasana kursi Walikota Cilegon.
Kala itu, Partai Berkarya memasang Helldy Agustian yang merupakan Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten berpasangan dengan Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Provinsi Banten Sanuji Pentamarta.
Baca Juga: Resmi! Marshel Widianto dan Celine Evangelista Akan Menikah, Kapan?
Keduanya berhasil memenangi Pilkada Serentak 2020 dan menjadi pasangan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon periode 2021-2024.
Namun, pada proses pendaftaran Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI, Partai Berkarya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagai partai peserta Pemilu 2024.
Sekjen DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan, dengan ditolaknya gugatan administrasi pendaftaran Partai Berkarya ke KPU oleh Bawaslu RI pada Jumat 26 Agustus 2022, maka kandas sudah mimpi Partai Berkarya untuk jadi peserta Pemilu 2024.
Baca Juga: Sinopsis Preman Pensiun 6 Episode 9, Cecep Buat Siasat untuk Bongkar Kedok Bang Edi
Lantaran tidak bisa lagi lanjut pada tahapan pendaftaran dan verifikasi partai calon peserta Pemilu 2024.
“Itu berarti partai peserta Pemilu 2019 yang dibangun secara mandiri dan gotong royong ini dengan 140 anggota DPRDnya yang tersebar di daerah, pengurusnya lengkap di 7.230 kecamatan, 514 kabupaten atau kota, 34 provinsi ini akan jadi penonton di Pemilu 2024,” katanya dihubungi Bantenraya.com melalui sambungan telepon, Senin, 29 Agustus 2022.
Kata Badaruddin, bagi insan politik untuk jadi penonton di pesta demokrasi rasanya tidaklah mungkin, tentunya akan mencari perahu atau partai untuk dapat menampung dan menyalurkan hasrat dan aspirasinya.
Baca Juga: Orang Tua dan Siswa Korban Dugaan Pemukulan Kumpul di Polres Cilegon, Siapkan Laporan
“Tentunya tidak ada paksaan bagi mereka (kader Partai Berkarya) untuk bertahan di Berkarya atau bergeser ke partai tertentu, tergantung kebutuhan dan keinginan masing-masing,” kata Badaruddin.
Ia mengatakan, selaku salah satu pendiri Partai Berkarya dari tahun 2016, selaku sekretaris jenderal dan selaku pribadi.
Ia juga memohon maaf yang setulus-tulusnya pada semua kader dan pengurus Partai Berkarya di mana saja berada atas kondisi partai kita selama ini.
Baca Juga: Subsidi BBM Dialihkan, Kini Pemerintah Siap Salurkan Bansos Tambahan Rp24,17 Triliun ke Masyarakat
“Silahturahmi tetap terjaga dan tetap semangat berkarya di mana dan kapan saja selama nyawa masih di kandung badan. Jaga kesehatan, sehatkan pikiran dan luruskan niat dan tindakan. Insya Allah para insan Partai Berkarya pasti bisa beradaptasi,” ucapnya.
Khusus di Kota Cilegon, Baddarudin juga memersilakan Ketua DPW Partai Berkarya Banten Helldy Agustian hengkang ke partai lain.
Selain itu, para Anggota DPRD Kota Cilegon juga dipersilakan bergabung dengan partai lain.
Baca Juga: Yuk Daftar Kartu Prakerja Gelombang 43 Sudah Dibuka, Lalu Kapan di Tutupnya?
“Kita tidak ada paksaan kepada teman-teman di daerah, kalau mau ikut pesta demokrasi di 2024 harus ada partai lain yang menampung,” terangnya.
Badaruddin menjelaskan, Anggota DPRD yang akan pindah ke partai lain juga tidak akan digantikan atau Pergantian Antar Waktu atau PAW.
Namun, Ia menyarankan kepindahan ke partai lain di akhir-akhir masa pendaftaran Caleg 2024.
Baca Juga: Daftar Pemain Alchemy of Souls Season 2 Lengkap dengan Akun Instagram
“Kalau walikota kita tidak bisa melarang pindah, beda dengan DPRD yang membawa Fraksi Partai Berkarya,” tuturnya.
“Pak Helldy dipersilakan mencari partai lain, pasti kan Pak Helldy selalu konsultasi kontak, untuk kepentingan beliau ke depan dua periode, bagaimana peluangnya dari pimpinan pusat,” katanya. ***

















