BANTENRAYA.COM – Persoalaan HAKI kembali mencuat, kini sosok Ramon Papana menjadi topik hangat setelah dirinya mendaftarkan Open Mic ke HAKI.
Ramon Papana mendapatkan protes keras dari komunitas Stand Up Comedy Indonesia karena telah ‘lancang’mendaftarkan Open Mic ke HAKI.
Salah satu yang memprotes pendaftaran Open Mic ke HAKI oleh Ramon Papana datang dari komika terkenal Ernest Prakarsa.
Baca Juga: Wow! Gadis Muda di Banten Kendalikan Judi Beromzet Rp3,9 Miliar per Hari
Ernest Prakarsa mengatakan bahwa Ramon Papana adalah orang yang serakah mendaftarkan label Open Mic ke HAKI untuk mencari keuntungan pribadi.
Lantas siapakah Ramon Papana yang kini tengah diperbincangkan karena mendaftarkan Open Mic ke HAKI?
Berikut profil Ramon Papana yang diprostes Stand Up Comedy Indonesia sebab mendaftarkan secara sepihak Open Mic ke HAKI, dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber.
Ramon Papana atau Ramon P. Tommmybens adalah seorang pria yang lahir pada 1 April 1957 di Jakarta.
Ramon Papana adalah seorang entertainer Indonesia yang dikenal sebagai orang yang mempunyai konsep-konsep unik hasil kreativitasnya.
Pertama kali terjun di dunia entertain, Ramon dikenal sebagai musisi aliran Rock, ia pernah bergabun dengan beberapa grup aliran Rock di Bandung dan Jakarta.
Baca Juga: Titah Walikota Serang untuk TP PKK, Fokus Urus Kesehatan dan Pendidikan
Perjalanan karirnya di dunia entertain membuat ia banyak menghasilkan karya dan cukup populer di telinga masyarakat Indonesia.
Pada 2003 Ramon pernah memimpin EKOMANDO Production bersama Eko Patrio.
Melalui EKOMANDO Production, ia bersama Eko Patrio memproduksi banyak tayangan Komedi TV dan Infotainment seperti Cinta, Kuota Bali, Eko Ngegosip, dll.
Baca Juga: Ditulis Lewat Secarik Kertas, Ini Isi Surat Permohonan Maaf Ferdy Sambo
Adapun beberapa produksi yang pernah ia tangani di antara lain,Lenong Rumpi, Lenong Cilik DSD, Kharisma Grup (Tukul dkk.), Musik Humor OTB, Batavia Singer, Harry & Eno Sigit album “Jatuh Cinta”.
Kemudian ia juga memproduksi, Serial F-2, Hari Harry Mau, Hari Harry Gila, Komedi Metropolitan (TPI), Dongeng Langit (RCTI), Rojali Juleha, Lenong Gaya, Selononk Boy, Obladi Oblada, Bunyi 92 (RCTI), Telaga Kesabaran, Serial Desy (SCTV), Comedy Cafe Indonesia, IDJS, Huor Cafe, Comedy House Bandung, dll.
Saat ini Ramon aktif mengelola Comedy Cafe Indonesia miliknya dan mengajar Public Speaking, MC dan Presenter di beberapa kursus serta tetap menulis konsep dan naskah comedy.
Demikianlah sekilas tentang Ramon yang tengah dibicarakan dan menuai protes karena mendaftarkan Open Mic ke HAKI.***















