BANTENRAYA.COM – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Rektor Universitas Gadjah (UGM) Mada Ova Emilia mendukung gerakan pilah sampah dari rumah yang diinisasi oleh Bank Sampah Digital.
Bupati Serang dan Rektor UGM mendukung Bank Sampah Digital agar terus memperluas pendampingan pengelolaan dan pemilahan sampah dari rumah sebagai ikhtiar pengurangan sampah di hulu.
“Ibu sangat senang dan bersemangat jika ada yang mau membantu,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat kegiatan Malam Keakraban bersama Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama), Selasa malam, 26 Juli 2022 di Hotel Le Dian.
Baca Juga: Deretan Tradisi Tahun Baru Islam di Berbagai Daerah Indonesia dari Kirab Muharram hingga Bubur Suro
Ibu berharap Bank Sampah Digital mau bersama-sama Pemda Kabupaten Serang turut membantu mengedukasi dan menyosialisasikan gerakan pilah sampah dari rumah,”
Tatu Chasanah menyampaikan kegelisahannya dalam mengentaskan persoalan sampah di Kabupaten Serang.
Ia menyampaikan di hadapan peserta bahwa ia sangat membutuhkan bantuan para pihak untuk dapat bertahap meminimalisasi sampah.
Baca Juga: Spoiler One Piece Film Red: Badass, Akagami no Shanks Ternyata Sekuat Ini, 2 Admiral Cuma Bisa Diam
Ia pun berharap 326 desa yang ada di Kabupaten Serang bisa memiliki bank sampah sehingga penanganan sampah di Kabupaten Serang bisa lebih massif.
“Masyarakat Kabupaten Serang, ayo kita memilah sampah dari rumah,” ajaknya.
Tidak hanya mendapatkan respons baik dari Bupati, Bank Sampah Digital juga mendapatkan kunjungan dari Rektor UGM di sela-sela kegiatan Malam Keakraban Kagama.
Baca Juga: Jangan Terlewat! Hujan Meteor Bakal Hiasi Malam Tahun Baru Islam 1444 Hijriah
Ova berkunjung ke boot BSD dan memberikan imbauan kepada peserta untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing.
“Mari kita memilah sampah untuk masa depan dan Bank Sampah Digital mulai dari kita,” katanya.
Diketahui, selama hampir 3 tahun berdiri Bank Sampah Digital telah memiliki 150 titik bank sampah unit (BSU) yang tersebar di wilayang Serang Raya.
Baca Juga: Dishub Kota Serang: Semua Odong-odong Ilegal!!!
Di antaranya adalah Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon dengan jumlah dampingan mencapai 3.549 keluarga.
Program terbaru Bank Sampah Digital di antaranya adalah modal usaha bergulir, skema halal usaha bergulir bebas bunga dengan cara mencicil pakai tabungan sampah.
Program lain yang sampai saat ini masih menjadi primadona adalah membayar SPPT-PBB dengan menggunakan tabungan sampah.
Baca Juga: Kapan One Piece Film Red Tayang di Indonesia? Catat Jadwal, Tanggal dan Lokasi Penayangan Perdana
Tatu Chasanah kemudian menawarkan BSD menyampaikan paparan di hadapan Pemerintah Kabupaten Serang terkait dengan program dan kegiatan yang sedang dijalankan untuk kemudian dapat difasilitasi oleh Pemkab Serang. ***
Sumber; Bank Sampah Digital
Gerakan pilah sampah dari rumah yang diinisiasi oleh Bank Sampah Digital sebagai usaha mengurangi sampah dari hulu didukung oleh Rektor UGM dan Bupati Serang.



















