BANTENRAYA.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir mengapresiasi langkah cepat dan tegas Kejaksaan Agung atau Kejagung.
Apresiasi diberikam Erick Thohir dalam merespons kasus korupsi pada proyek pembangunan fasilitas Pabrik Tungku Peleburan Besi Baja atau Blast Furnace milik PT Krakatau Steel pada 2011.
Erick Thohir mengatakan, sinergitas antara BUMN dan Kejagung maupun seluruh aparatur hukum adalah bagian dari pembenahan tata kelola perusahaan.
Baca Juga: Alasan Roy Citayam Tolak Beasiswa: Pengen Bantu Orang Tua Lewat Ketenaran
“Ini tidak sekadar penindakan hukum, melainkan bagian tak terpisahkan dari pembenahan tata kelola BUMN yang semakin baik,” ujarnya.
Erick menilai, sinergitas tersebut membuktikan komitmen restrukturisasi total Krakatau Steel.
Dirinya, optimistis langkah itu selaras dengan semakin baiknya Krakatau Steel dalam menjalankan roda organsasinya.
Baca Juga: 20 Contoh Moto Hidup yang Banyak Dicari saat Kegiatan MPLS
“Ini adalah momentum yang baik untuk semakin meningkatkan performa seiring dengan semakin baiknya performa Krakatau Steel,” katanya.
Ia menegaskan, bahwa penindakan hukum yang profesional dari Kejaksaan Agung akan mendorong terciptanya ekosistem bisnis yang sehat, terutama bagi investor yang ingin berinvestasi.
“Jadi tidak perlu khawatir bagi setiap yang akan menjalankan bisnisnya,” ungkapnya.
“Ada jaminan bahwa bisnis berlangsung secara fair dan transparan begitupun dalam kepastian hukumnya karena sudah terbukti bagaimana profesionalnya Kejaksaan Agung kita,” tuturnya.
Erick berharap semua proses berjalan dengan lancar dan tidak mengganggu aktivitas Krakatau Steel.
“Semoga kasus ini dapat cepat terselesaikan sehingga Krakatau Steel dapat kembali fokus untuk terus meningkatkan kinerja positifnya, berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” imbuhnya
Baca Juga: One Piece Episode 1026 Sub Indo, Berikut Link Nonton Gratis, Spoiler dan Jadwal Tayang
Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengaku, menghormati proses hukum di Kejaksaan Agung tersebut.
“Kami mempercayakan kasus ini tertangani dengan baik dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung,” katanya.
Menurutnya, kegiatan usaha perusahaan tetap berlangsung lancar dan tidak terganggu dengan proses hukum ini.
“Kami berharap proses hukum ini memberikan pelajaran kepada kita semua untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya. ***



















