BANTENRAYA.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Untirta memberikan pembekalan kepada para peserta Kuliah Kerja Mahasiswa atau KKM Tematik 2022.
Pembekalan dari LPPM Untirta untuk peserta KKM digelar di Gedung Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Kampus E, Sindangsari, Kabupaten Serang.
LPPM Untirta mengarahkan para pesertanya berfokus pada permasalahan sosial budaya dan stunting (gagal tumbuh).
Baca Juga: Ini Penyebab Harga Cabai di Pasar Induk Rau Kota Serang Mahal
KKM kali ini mengusung tema “Integrasi Antarlembaga untuk Mendorong Kesejahteraan Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan.”
Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, peserta KKM yang akan berangkat tentu sudah dibekali value kita ‘JAWARA’, yaitu karakter Banten, haus akan ilmu, legaliter dan produktif.
“JAWARA itu adalah Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntanbel, maka yang akan ditebar di kabupaten/kota itu insya Allah sudah memahami karakter JAWARA tadi,” katanya.
Baca Juga: TERLENGKAP! 29 Lokasi Pelaksanaan Sholat Idul Adha Muhammadiyah di Tangerang Raya 9 Juli 2022
Ia mengaku, Untirta dari waktu ke waktu sudah bertumbuh kewibawaannya. Hal ini terlihat dari tracking Untirta masuk ranking dunia.
Dipantau oleh perankingan dunia universitas yang memiliki kretivitas dan inovatif yang berdampak pada perbaikan masyarakat sekitar dan hal ini masuk dalam rangking 5 nasional.
“Kita putuskan maka 1.054 peserta ini akan bergerak di masyarakat, masyarakat mendapatkan dampak positif,” tuturnya.
Baca Juga: GRATIS! Kumpulan Link Twibbon Hari Satelit Palapa 2022, Desain Langit, Bulan, Bintang dan Planet
“Saya kira itu amanat, mudah-mudahan karya dari 1.054 yang akan disebar, saya pantau tulisan-tulisannya,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Ketua LPPM Rusmana menegaskan bagi peserta KKM Gelombang II untuk membuat program yang memfokuskan kepada masalah sosial budaya dan stunting, bukan masalah Infrastruktur di desa mereka tempatkan nanti.
“Itu pemberdayaan masyarakat tadi pendekatannya, kenapa, pengetahuan, pemahamanan masyarakat melalui transformasi informasilah istilahnya dari berbagai hal,” katanya.
Baca Juga: Ide Masakan Daging Kurban dengan Bahan Sederhana dan Mudah Didapat
Salah satu peserta KKM Hafidzha Dwi Andiany menawarkan program kerja seperti yang sudah diarahkan oleh pihak LPPM terkait sosialisasi stunting.
“Program yang akan ditawarkan tentunya akan sesuai dengan penyampaian materi terkait dengan sosialisasi stunting, nanti akan berhubungan dengan itu dan masih banyak lagi baru mau akan dibahas bersama kelompok setelah pembekalan ini,” ucap Hafidzah.
Hafidzah berharap kedatangan kelompoknya dapat disambut baik oleh masyarakat setempat.
Baca Juga: Mengenal Sosok Mantan PM Jepang Shinzo Abe Yang Ditembak Saat Berkampanye, Ini Profilnya !
“Semoga proker kami ke depan dapat berjalan lancar dan dapat sambutan antusias dari warga setempat tentang kedatangan kami sebagai mahasiswa,” harap Hafidzah.
Perlu diketahui, Untirta melaksanakan Pembekalan KKM ini secara hybrid, yang diikuti dengan jumlah peserta sebanyak 1.054 peserta, dan telah menerapkan protokol kesehatan dalam penyelenggaraanya. ***



















