BANTENRAYA.COM- Bupati Pandeglang Irna Narulita dan jajarannya melakukan studi pengelolaan ke Kota Cilegon, Kamis 7 Juli 2022.
Di Kota Baja Cilegon, Bupati Irna diterima langsung oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian di Rumah Dinas Walikota.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, dipilihnya Kota Cilegon untuk studi pengelolaan sampah karena Pemkot Cilegon sudah teruji dan berprestasi dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi.
“Studi pengelolaan sampah ke Kota Cilegon sudah kami rencanakan sebelumnya, dimana Pemkot Cilegon dalam urusan sampah malah menjadi pendapatan yang cukup besar terhadap PAD Cilegon, “ucapnya.
Baca Juga: Bertambah 15, Total Ada 41 Parpol yang Aktivasi Akun Sipol untuk Pemilu 2024
Menurut Irna, pengelolaan sampah yang diterapkan di Kota Cilegon harus menjadi contoh bagi Pemda Pandeglang, karena kami berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan sampah.
“Dalam pengelolaan sampah Pemkot Cilegon bekerjasama dengan perusahaan BUMN yakni PLN dengan PLTU, di Kabupaten Pandeglang sendiri sudah ada PLTU Labuan kenapa tidak kita dorong kerjasama ini agar ke depan permasalahan sampah ini lebih efektif dan menghasilkan pendapatan bagi Pemerintah daerah, “ terangnya.
Irna menjelaskan pengelolaan sampah di Kabupaten Pandeglang dilakukan pihak ketiga dan kerjasama tersebut hanya menghasilkan pendapatan sekitar Rp 350 juta per tahun. Namun jika melihat pengelolaan sampah di Kota Cilegon, kata Irna bisa menghasilkan pendapatan miliaran, karena sampah ini dikelola dengan baik.
“Pengelolaan sampah di Kota Cilegon ini patut kita tiru dan diterapkan di Kabupaten Pandeglang, sehingga urusan sampah ini tidak hanya untuk kebersihan saja akan tetapi bisa menghasilkan pendapatan bagi pemerintah daerah, “ujarnya.
Baca Juga: Baru 6 Bulan Sudah ada 45 Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Kota Serang
Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan Cilegon menjadi kota pertama di Indonesia yang telah berhasil merubah sampah menjadi bahan bakar briket batu bara.
“Dalam pengelolaan sampah ini kita bekerjasama dengan PLN dan PLTU, sehingga urusan sampah ini bisa terintegrasi dengan baik dan dari sampah ini bisa dimanfaatkan menjadi briket batu bara, tentu saja pengelolaan sampah ini bisa menghasilkan pendapatan bagi Pemkot Cilegon, “ tuturnya.
“Kami akan bantu semaksimal mungkin untuk Pemkab Pandeglang dalam hal pengelolaan sampah, dari nol sampai menghasilkan, karena dalam rangka pembelajaran pengelolaan sampah ini kita sudah mendapat kunjungan dari 10 Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya. ***



















