BANTENRAYA.COM – Usaha es teh Solo pertama di Cilegon dan Serang konsisten menjaga citarasa dengan harga murah dan terjangkau yakni Rp 4.000 per bungkus.
Usaha es teh Solo ini terletak di Perumahan Taman Krakatau Blok G22/7, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.
Pemilik es teh Solo Arum Kusumo mengatakan es teh yang dijualnya memiliki racikan rahasia dengan menggunakan teh asli dari Kota Solo.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Pantai Anyer Terbaik untuk Mengisi Libur Lebaran Idul Adha
Sebelum dijual ke konsumen, setiap hari hasil racikan teh tersebut dicoba terlebih dahulu. Namun jika dirasa berbeda, maka racikan dibuat ulang demi menjaga rasa.
Tak hanya itu, Arum juga berkomitmen agar tidak menjual teh sisa hari ini untuk dijual di esok hari.
“Kadang takaran beda tangan kan beda. Kita rasakan dulu kalau memang ngga layak ya bikin lagi. Kita jaga rasanya,” ujarnya, Kamis 7 Juli 2022.
“Terus teh ada jangka waktu kalau sekarang ngga habis namanya teh wayu atau basi kalau ngga habis ya ngga kita jual. Seumpama masih berapa pun hari ini ngga kita jual besok,” katanya.
Selain citarasa yang khas, harga jual es teh Solo juga tergolong murah yakni hanya Rp4.000 per bungkus. Hal ini karena kemasan yang digunakan masih menggunakan plastik.
Namun, penggunaan plastik disebut menjadi ciri khas dari es teh Solo sehingga porsinya lebih banyak dari es teh pada umumnya.
Baca Juga: 6 Sapi di Kota Serang Positif PMK, Dinas Minta Masyarakat Lakukan Ini Saat Olah Daging
Meski demikian, kedepannya Arum berencana berinovasi untuk memberikan pilihan kemasan gelas plastik kepada konsumen agar lebih memudahkan.
“Kalau kita kan mempertahankan ciri khas pakai plastik tapi banyak juga yang pakai cup karena banyak yang beli pakai mobil. Kalau pakai plastik kan susah,” tuturnya.
“Mungkin kedepan kita juha mau pakai cup. Jasi nanti ada pilihan mau pakai cup atau plastik. Tapi sebetulnya lebih banyak yang pakai plastik,” jelasnya.
Baca Juga: CATAT! Berikut 5 Tipe Orang yang Harus Ada di Circle Kalian, Salah Satunya The Grateful
Arum mengungkap hingga saat ini belum membuka usaha kemitraan atau franchise. Namun hal tersebut telah menjadi rencana usahanya kedepan.
Tetapi diakui kini banyak usaha es teh Solo yang menyamai seperti dirinya dengan rasa yang tentu berbeda.
“Tapi sekarang banyak yang ngikutin tapi rasa beda. Lucunya komplennya ke tempat pakde atau kesini,” tuturnya.
Baca Juga: TAMAT! Link Nonton Virgin Mom Episode 10, Apakah Naya dan Bayinya Akan Selamat?
“Dari logo juga beda tapi orang ngga mmperhatikan karena namanya juga sama es teh Solo,” lanjutnya.
Saat ini terdapat tiga outlet resmi miliknya dengan logo berwarna merah yang terletak di Taman Krakatau sebagai outlet pertama, di Kecamatan Kramatwatu, dan PCI.
Khusus di outlet Taman Krakatau, dalam sehari omzet rata-rata mencapai Rp 2 juta dengan menghabiskan lebih dari 500 bungkus es teh.
Baca Juga: Pasca Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Netizen Serbu Akun Instagran Maia Estianty
Puncak kenaikan omzetnya yakni ketika bulan puasa lalu yang bisa mencapai dua kali lipat dari omzet harian.
Menurutnya, mayoritas konsumennya dari awal merupakan masyarakat asli Solo yang rindu dengan citarasa teh Solo.
Namun kemudian meluas ke masyarakat Kota Cilegon dan Serang melalui testimoni maupun media sosial.
Arum berharap kedepan usahanya semakin ramai oleh konsumen bukan hanya dari Kota Solo namun kota lainnya ditengah menjamurnya kompetitor.
“Semoga semakin ramai semakin babnyak persaingan kita punya segmen pasar tidak hanya oang Solo saja tapi orang yang sudah ngerasain semoga bisa tertarik,” tambahnya. ***



















