BANTENRAYA.COM – Arus mudik Lebaran 2022 tinggal menghitung hari, masyarakat yang ingin ke kampung halamannya harus menyiapkan diri.
Salah satunya meningkatnya pemesanan tiket pesawat ke berbagai rute di Indonesia.
Tak itu saja yang meningkatnya tiket pesawat, tapi harga juga ikut naik sekitar 10 persen dari harga normal.
Apakah pemudik keberatan tentang kenaikan harga tersebut?
Yuk simak kenaik harag tiket pesawat disebabkan sebagai berikut:
Dilansir bantenraya.com dari sumber Menhub mengatakan kenaikan harga tiket pesawat menjadi solusi paling tepat dalam menangani masalah kenaikan harga avtur.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG untuk Pulau Jawa 23 April 2022, Awas Ada Siklon Tropis Dekat Banten
Kenaikannya pun tak banyak, Budi Karya mengatakan naiknya cuma 10 persen.”Dia mengatakan pemerintah ingin menjaga keseimbangan untuk keberlangsungan pengusaha, menurutnya”
“Dengan adanya kenaikan ini pengusaha tetap dapat memberikan pelayanannya kepada masyarakat, kebijakan ini adalah solusi yang menguntungkan semua pihak tuturnya”.
“Jadi kalau orang Jawa bilang ini namanya tepo seliro, sama-sama senang. Pengusaha bagus, masyarakat bagus. Kenaikannya juga ndak banyak cuma 10% katanya.”
“Pak Dirjen ini hitung benar-benar supaya ada ekuilibrium yang pas. Tidak merugi dan tetap berikan keberlanjutan pengusaha,” ungkapnya.
“Jangan mentang-mentang rakyat minta murah dia rugi, kalau rugi ndak bisa berangkat dari Jakarta ke Lubuk Linggau lagi,” kata Budi Karya.
Kebijakan kenaikan harga tiket pesawat tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 68 Tahun 2022 tentang Biaya Tambahan (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri yang mulai berlaku sejak ditetapkan pada 18 April 2022.***



















