BANTENRAYA.COM – Sholat Tawarih merupakan ibadah dengan penuh keutamaan lantaran hanya bisa dilakukan selama bulan Ramadhan.
Setiap malamnya, ada keutamaan yang Allah SWT berikan bagi mereka yang melaksanakannya.
Seperti keutamaan sholat Tarawih yang malam keenam yang akan dilakukan nanti maka dimana akan diganjar pahala setara tawaf di Baitul Makmur.
Baca Juga: Cek Tandanya! UMKM Jenis Ini yang Pasti Dapat BLT Rp600.000 Tahun 2022 Tanpa Banyak Syarat
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwasanya beliau berkata: “Nabi Muhammad SAW, pernah ditanya tentang keutamaan shalat Tarawih di bulan Ramadan. Kemudian beliau menjawab:
– Keutamaan sholat Tarawih pada malam pertama, keluarlah dosa orang mukmin (yang melakukan sholat Tarawih) sebagaimana ibunya melahirkan ia di dunia.
– Pada malam kedua, orang yang melaksanakan Sholat Tarawih akan diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
Baca Juga: Ada Rp8,8 Triliun untuk Subsidi Upah Buruh, Bakal Dibagikan Rp1 Juta per Orang
– Pada malam ketiga, para Malaikat menyeru dari bawah ‘Arsy: “Mulailah untuk melakukan amal kebajikan, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu”.
– Keutamaan sholat Tarawih pada malam keempat, orang yang beriman akan mendapat pahala layaknya orang yang membaca kitab Taurot, Zabur, Injil dan Alquran.
– Pada malam kelima, Allah SWT akan menganugerahkan pahala layaknya orang yang sholat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha.
Baca Juga: Pusing! Marshel Diperiksa Polisi Kamis 7 April 2022 Terkait Kasus 76 Video Telanjang Dea Onlyfans
– Pada Malam keenam, Allah SWT memberikan padanya pahala seperti pahala bagi orang yang melakukan thowaf di Baitul Makmur dan Bebatuan memohonkan ampunan baginya.
Pada artikel kali ini, Bantenraya.com juga akan memberikan niat sholat Tarawih sebgaai imam, makmum maupun sendiri.
Niat sholat Tarawih sebagai imam:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblata adaan imaman lillahi ta’la
“Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat secara langsung sebagai imam karena Allah SWT”.
Niat sholat Tarawih sebagai makmum:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan ma’muman lillahi ta’la
“Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat secara langsung sebagai makmum karena Allah SWT”.
Niat sholat tarawih sendiri (munfarid):
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatat tarawihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.
“Saya niat sholat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah SWT”.
Itulah tadi keutamaan sholat Tarawih malam kelima yang pahalanya setara dengan sholat di Masjidil Haram. ***

















