BANTENRAYA.COM – Pengusaha tempe di Rangasbitung sepakat menaikan harga jual tempe semua ukuran Rp1.000.
Ini dilakukan lantaran harga kacang kedelai belum juga mengalami penurunan dan masih Rp 13.500 perkilogram.
Pengusaha juga berharap mendapatkan sedikit keuantungan dengan menaikan harga.
Tarwo, salah satu pengrajin tempe di Kampung Barangbang, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, membenarkan ia kembali memproduksi tempe meski harga kacang kedelai masih tinggi.
Baca Juga: Musrenbang RKPD Pemkab Lebak Tahun 2023 Usung 4 Prioritas Pembangunan
Tarwo terpaksa produksi kembali dan agar mendapatkan keuntungan maka harga semua ukuran tempe dinaikan Rp1.000.
“Harga kacang kedalai hingga hari ini masih Rp13.500 perkilogram. Kalau kami tetap mogok produksi, lalu dari mana saya untuk membiayai keluarga. Makanya agar dapat untung, maka harga tempe semua ukuran yang saya cetak dinaikan harganya seribu rupiah,” ujar Tarwo, Senin 28 Maret 2022.
Nengsih, pengrajin tempe di Kampung Salahaur, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Rangkasbitung mengaku sudah hampir dua pekan tidak memproduksi tempe karena selalu merugi.
Baca Juga: Rusia Seret Indonesia Soal Senjata Biologis Amerika, Ciptakan Virus dan Bakteri Berbahaya?
Namun, karena terlalu lama menganggur, akhirnya ia melakukan produksi tempe lagi dengan kedelai yang mahal.
“Banyak dampak akibat stop produksi, dimana tiga karyawan sayapun menjadi pengangguran. Makanya meski kacang kedelai masih tinggi, saya kembali produksi dengan harga tempe yang kami cetak, dinaikan harga jualnya seribu rupiah,” kata Nengsih.
Setelah harga dinaikan, maka menurut Nengsih tempe yang ukuran panjang 20 centimeter, serta lebar 10 centimeter yang tadinya Rp 2.500 naik menjadi Rp 3.500.
“Kalau harga jual tempenya tidak kami naikan, maka sudah pasti tidak akan mendapat keuntungan,” kata Nengsih lagi.
Baca Juga: PT Setia Panca Karya Pengelola Retribusi Sampah Pandeglang Terancam Penalti
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak, Dedi Setiawan mengatakan untuk harga kacang kedelai Rp13.500, itu harga di Pasar Rangkasbitung.
Sedangkan harga kacang kedelai di Pasar Sampay, Warunggunung, serta di Pasar Citeras, mencapai Rp14.000 hingga Rp1 5.000 perkilogram.
“Karena harga di Pasar Rangkasbitung lebih rendah dari harga di pasar lainya di Lebak, maka para pengrajin tempe banyak yang membeli kedelai ke Pasar Rangkasbitung,” kata Dedi. ***



















