BANTENRAYA.COM – Pemkot Serang menerima aset instalasi air bersih atau aset IPA)/SPAM Banten Lama senilai Rp21 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (KemenPUPR).
Penyerahan dari KemenPUPR terungkap dalam acara penandatangan berita acara serah terima pengelolaan sementara hasil kegiatan pekerjaan pembangunan IPA kapasitas 25 liter/SPAM Banten Lama.
Penyerahan aset IPA Banten lama dari KemenPUPR ke Pemkot Serang dilaksanakan di ruang rapat Walikota lantai 2 Setda Puspemkot Serang, Kota Serang, Rabu 23 Februari 2022.
Baca Juga: Tingkatkan Keandalan Pasokan Listrik, PLN Terapkan EAM Transmisi di Indonesia Timur
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, serah terima aset puluhan miliar itu melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Banten.
“Asetnya ada 26 poin nilainya kurang lebih Rp21 miliar. Itu kegiatan tahun 2020-2021 baru diserahkan sekarang,” ujarnya, kepada Bantenraya.com.
Usai diserahkan, kata Syafrudin, aset IPA itu sepenuhnya untuk Pemkot Serang. Kemudian, lanjut dia, akan dimanfaatkan untuk masyarakat Kota Serang.
Baca Juga: Link Nonton Married with Senior Streaming Full Episode 1 Sampai 5, Serial Viral yang Makin Seru
“Dari 26 poin itu sekitar 4.000 sambungan rumah (SR). Itu untuk di Kecamatan Kasemen saja jadi belum ke wilayah yang lain,” jelas dia.
Syafrudin menuturkan, dengan tambahan 25 kapasitas dari aset pusat itu, Pemkot Serang mendapatkan tambahan 4.000 SR.
“Untuk lebih jelasnya silakan ke Perumdam Tirta Madani saja. Soalnya yang 4.000 SR ini untuk rumah tangga, dan belum lama ini kita sudah ke Sukawana itu wilayah perbatasan Kasemen,” tuturnya.
Baca Juga: Puluhan Kepala Desa di Pandeglang Gigit Jari Belum Bisa Mencairkan DD dan ADD Tahap III Tahun 2021
Ia mengatakan, setelah aset diterima, pihaknya siap melakukan perawatan IPA Banten Lama.
“Perawatannya diserahkan ke Perundam Tirta Madani Kota Serang. Dan semuanya sudah diterima tinggal penggunaan dan perawatan,” ungkapnya.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Banten Rojali Indra Saputra mengatakan, aset yang diserahkan adalah instalasi pengolahan air berkapasitas 40 liter per detik.
Baca Juga: Viral! Guru Pondok Pesantren Razia HP Santri, Disita dan Dibakar
“In syaa Allah akan dimanfaatkan untuk hampir 4.000 KK masyarakat Kota Serang,” katanya.
Menurut Rojali Indra Saputra, aset IPA itu yang pertama yang dikelola oleh Pemkot Serang.
“Instalasi pengolahan air bersih baru satu-satunya di Kota Serang, selebihnya memang kabupaten ya mudah-mudahan ini yang pertama bukan yang terakhir,” kata dia.
Baca Juga: Pejuang PTN Harus Tahu! Rekomendasi Materi UTBK Saintek 2022 Lengkap, Fisika, Kimia dan Biologi
Ia berencana kedepan akan diformulasikan kembali kinerja dari Pemkot Serang melalui Perumdam Tirta Madani Kota Serang.
“Kedepannya kita akan rumusin sumber-sumber air baku di Bendung Sindangheula untuk pelayanan air bersih di Kota Serang,” katanya.
Rojali Indra Saputra menyebutkan, aset IPA yang diserahkan kepada Pemkot Serang senilai Rp 21 miliar.
Baca Juga: Kerusakan Rumah Akibat Gempa Sumur Capai 2.037 Unit, Data Diserahkan ke BNPB
Adapun aset IPA Rp21 miliar itu diantaranya bangunannya berupa instalasi pengolahan air bersih.
Di dalamnya terdapat komponen-komponen terkait praset, ada komponen mekanikalnya, konstruksi fisiknya, bangunan civilnya, tapi totalnya hampir Rp22 miliar.
“Nah mudah-mudahan nanti kita coba lihat potensi-potensi yang lain untuk pelayanan air bersihnya di lokasi-lokasi yang lain atau kita memanfaatkan bendungan yang ada Sindangheula tadi, karena harus ada air bakunya,” terang dia.
Ia berharap aset tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk 4.000 masyarakat, sebab hingga sekarang masih dimanfaatkan oleh 400 KK yang memang seharusnya terlayani dengan pembangunan instalasi pengolahan air bersih ini.
“Harapannya akan dikelola dengan baik dan dipelihara dengan baik dan juga dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Serang,” harap Rojali Indra Saputra.
Berdasarkan pantauan Bantenraya.com, acara penandatanganan berita acara penyerahan aset itu dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Serang Zainal Abidin Machmud.
Baca Juga: Alasan Farida Nurhan Mendadak Unfollow Fuji Usai Video Collab Jadi Trending Nomor Satu
Kemudian Asda I Kota Serang Subagyo, Asda II Kota Serang Yudi Suryadi, Kepala Bappeda Kota Serang M Ridwan, dan Plt Dirut Perumdam Tirta Madani Kota Serang Nana Sukmana. ***



















