BANTENRAYA.COM – Kasus Covid-19 varian Omicron terus meningkat di Indonesia.
Manteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin 1 Februari 2022 mengumumkan sudah ada lima orang yang meninggal dunia akibat Omicron.
Budi mengatakan, kasus pasien sedang dan berat didominasi oleh lansia dan anak-anak.
Masalahnya, Omicron kerap tidak memiliki gejala seperti virus Covid-19 atau varian Delta yang biasanya ditandai dengan anosmia atau hilang indra penciuman.
Baca Juga: Sepakat Bakal Undang Mantan ke Pernikahan, Venna Melinda dan Ferry Irawan Ungkap Alasannya
Omicron seperti flu biasa namun tetap menyerang pernafasan dan berbahaya bagi penderita yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
Berikut perbedaan antara gejala Omicron dengan flu biasa.
Dokter Spesialis Paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Erlina Burhan SpP(K) mengatakan, gejala infeksi varian Omicron sangat mirip dengan flu biasa, misalnya berupa batuk disertai hidung tersumbat.
Baca Juga: Bilang Goblog dan Beri Bintang Satu, Warga Cirebon Ini Digeruduk Ratusan Ojol
Namun biasanya Omicron disertai dengan sakit tenggorokan, sementara flu tidak. Lalu juga ada gejala susah menelan, tenggorokan sakit.
Kemudian ada juga tambahan nyeri kepala dan badan lemas. ***
















