BANTENRAYA.COM – Asam lambung merupakan suatu penyakit dengan kondisi kronis di mana cairan lambung naik kembali ke kerongkongan.
Bagi penderita asam lambung tentu sangat khawatir saat menjalani ibadah puasa.
Pasalnya, ketika asam lambung naik sebabkan sensasi terbakar di dada, nyeri ulu hati hingga rasa pahit/asam di mulut.
BACA JUGA: GRATIS! Link Download Logo Milad ke-62 IMM 2026, Lengkap dengan Filosofinya
Gejala tersebut tentu tidak nyaman apalagi dalam keadaan tengah berpuasa.
Namun tak perlu khawatir, asam lambung naik dapat dicegah dengan kebiasaan yang tepat saat sahur dan berbuka seperti yang dikutip dari akun Instagram @hellosehat.
Cara Cegah Asam Lambung selama Puasa Ramadhan
1. Mulailah dengan makan perlahan dan porsi kecil, baik saat buka maupun sahur. Makan dalam jumlah banyak sekaligus bisa memberi tekanan berlebih pada lambung sehingga memicu refluks.
2. Pilih menu yang lebih ramah lambung dan cukup serat seperti sayuran, buah non-asam, karbohidrat kompleks, dan protein tanpa lemak.
3. Hindari makanan pedas, berminyak, atau tinggi kafein seperti kopi dan soda karena bisa memicu produksi asam lambung berlebihan.
4. Jangan lupa cukupi kebutuhan air putih di malam hari, tubuh yang terhidrasi dengan baik membantu menurunkan konsentrasi asam lambung dan mencegah dehidrasi, yang juga dapat memperburuk gejala.
5. Setelah makan, usahakan untuk tidak langsung berbaring atau tidur. Memberi jeda 2-3 jam sebelum tidur membantu makanan dicerna dengan lebih baik dan menurunkan risiko asam lambung naik saat malam hari.
6. Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi juga dapat membantu mencegah refluks naik ke kerongkongan.
Namun perlu diingat, jika memiliki riwayat GERD atau gangguan lambung kronis, konsultasikan dengan dokter untuk strategi puasa yang tepat termasuk kemungkinan pengaturan obat.***















