BANTENRAYA.COM – Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau fasilitas dan bangunan gedung baru yang ada di SMKN 1 Anyar, Kamis 2 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut Andra Soni mendorong SMKN 1 Anyar untuk ditingkatkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Diketahui, sekolah yang sudah menjadi BLUD diberi kemudahan melakukan pengelolaan bisnis mandiri secara sehat untuk mengoptimalkan para kartawannya. Sedangkan sekolah regular belum bisa mengembangkan bisnis mandiri.
BACA JUGA: Tak Hanya Jalannya, Drainase JLS Juga Digarap Pemkot Cilegon Jelang Arus Mudik Lebaran
Andra mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau hasil program revitalisasi dari pemerintah pusat untuk ruang praktik siswa dan ketersediaan fasilitas sekolah.
“Kita juga ngecek alat-alat praktik siswa pengadaan tahun 2025. Kita memastikan alat-alat yang digunakan di SMK ini masih update dengan dunia industri saat ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa masukan dari pihak sekolah supaya bisa melakukan proses menjadi BLUD supaya optimal dalam melakukan pengelolaan sekolah.
BACA JUGA: Wafatnya Try Sutrisno, Mensesneg Instruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang 2–4 Maret 2026
“Ada beberapa masukan saran salah satunya adalah proses BLUD supaya mereka bisa lebih optimal mengelola karyawannya,” katanya.
Andra menuturkan, kelengkapan fasilitas di SMKN 1 Anyar juga sudah memadai mulai dari ruang praktik, ruang kelas, kamar mandi dan fasilitas lainnya.
“Saya lihat langsung alat-alatnya ada yang dari 2021, 2019 dan itu terawat dengan baik. Toilet sekarang sudah ada 22 pintu. 22 pintu. Tembok yang sempat terdampak longsor juga sudah diperbaiki,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, fasilitas yang ada di SMKN 1 Anyar sangat membantu untuk pemenuhan pendidikan karakter bagi siswa.
“Tentu itu juga keinginan pak gubernur dan kita semua untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang pendidikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain meninjau fasiltas dan gedung baru sekolah, pihaknya juga melihat proses pendistribusian program makan bergizi gratis (MBG).
“Alhamdulillah mereka (siswa) semua senang mendapatkan makanan tambahan atau MBG dari program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya. ***
















