BANTENRAYA.COM – Polres Pandeglang akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 pada momen Lebaran Idul Fitri. Operasi difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik selama Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi mengatakan, operasi ketupat merupakan pengamanan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2026.
Operasi Ketupat ini memiliki tujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama Lebaran.
BACA JUGA: Infinix NOTE 60 vs NOTE 60 Pro Resmi di Indonesia, Mana yang Lebih Worth It?
“Operasi ketupat adalah operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” saat memimpin rapat koordinasi eksternal bersama stakeholder terkait membahas persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Aula Polres Pandeglang, Senin 2 Maret 2026.
“Kita harus memastikan masyarakat yang melaksanakan mudik maupun merayakan Idul Fitri dapat merasa aman dan nyaman,” katanya.
Dikatakannya, dalam pelaksanaan operasi, diperlukan kesiapan yang matang, perencanaan yang terstruktur, serta sinergitas yang solid antar intansi.
“Operasi ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan setiap tahun selama perayaan Idul Fitri. Jadi sinergitas dan kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan pengamanan,” tegasnya.
Ia berpesan, pentingnya komunikasi dan koordinasi yang cepat dan efektif selama pelaksanaan operasi ketupat.
Setiap perkembangan situasi di lapangan harus ditangani secara terpadu agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
“Kita harus responsif terhadap setiap dinamika yang terjadi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” pesannya.
Dalam rapat tersebut, lanjutnya, dibahas secara komprehensif berbagai aspek teknis dan strategis, diantaranya pemetaan potensi kerawanan gangguan Kamtibmas.
Terdiri atas titik rawan kecelakaan lalu lintas, potensi kemacetan, lokasi rawan bencana alam, pengamanan objek vital dan tempat-tempat wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama libur lebaran.
“Selain itu, dibahas pula rencana pendirian Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu di sejumlah titik strategis. Penempatan personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait yang akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan di lapangan,” terangnya. ***















