BANTENRAYA.COM — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Terminal Pakupatan Kota Serang memastikan kesiapan layanan angkutan umum dengan menyiapkan 823 kendaraan dari berbagai trayek untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diprediksi tinggi.
Data resmi yang disampaikan oleh Kepala Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Pakupatan Kota Serang Waluyo Dianto menyebutkan, total armada yang disiapkan mencapai 823 unit kendaraan angkutan umum. Armada ini tersebar dalam 72 trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan dioperasikan oleh 81 perusahaan otobus (PO).
“Untuk melayani arus mudik, kami telah menyiapkan 72 trayek AKAP dengan total 823 kendaraan dari 81 perusahaan otobus. Selain itu kami juga membuka fasilitas pembelian tiket melalui 26 agen tiket yang ditempatkan di lantai dua terminal agar pembeli lebih mudah mendapatkan tiket,” ujar Waluyo, Rabu (25/2/2026).
Tak hanya itu, terminal tipe A ini juga menyiapkan moda transportasi pendukung lainnya, yaitu layanan bus Damri 8 trayek, angkot 6 trayek, serta AKDP 6 trayek untuk melayani perjalanan antar kawasan di Banten. Peningkatan layanan ini dilakukan menyusul prediksi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan sangat tinggi.
BACA JUGA : 12 Rekomendasi Tema Kultum Ramadan 2026, Menyentuh Hati di Bulan Penuh Berkah
Selain itu, kesiapan fasilitas dan layanan angkutan umum di terminal juga merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menyambut Lebaran 2026.
Sejumlah terminal di berbagai moda transportasi telah dipersiapkan, termasuk di sektor laut yang diprediksi mengalami peningkatan jumlah penumpang sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Persiapan mudik lain yang dilakukan Terminal Pakupatan Kota Serang adalah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada sopir bus hingga penumpang.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan guna memastikan kesehatan para sopir tetap prima agar mampu melaksanakan tugas mereka mengantarkan penumpang sampai ke tujuan.
Waluyo berharap, dengan berbagai persiapan ini, arus mudik tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman. “Kami juga sudah koordinasi dengan instansi terkait untuk pengamanan dan kelancaran arus bus selama puncak mudik nanti,” tambah Waluyo. (***)















