BANTENRAYA.COM – Persib Bandung telah menjalani pertandingan Pekan 22 Super League 2025-2026 kontra Persita Tangerang.
Persib Bandung bertindak sebagai tuan rumah menghadapi Persita Tangerang dalam Super League 2025-2026 di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Minggu malam, 22 Februari 2026.
Persib Bandung berhasil meraih kemenangan atas Persita Tangerang dalam Super League 2025-2026 dengan skor tipis 1-0 lewat tandukan Andrew Jung pada menit ke-50.
BACA JUGA: Hasil Polling 1 Tahun Kepemimpinan Andra-Dimyati, 38 Persen Nyatakan Ketidakpuasan
Kemenangan atas Persita Tangerang di GBLA, membuat tim asuhan Bojan Hodak kembali memimpin puncak klasemen Liga 1 2025-2026.
Maung Bandung menduduki posisi puncak klasemen dengan mengumpulkan nilai 50, hasil 16 kali menang, 2 imbang dan 3 kekalahan.
Selain itu, Persib Bandung unggul sebanyak 3 poin dari Persija Jakarta yang berada di peringkat kedua dengan meraih 47 poin.
Maung Bandung dan Borneo FC masih ada laga tunda pada Pekan 20, yang terpaksa tidak dilaksanakan karena berdekatan dengan jadwal Persib di AFC Champions League (ACL) Two 2025-2026 kemarin hadapi Ratchaburi FC.
Sementara itu, Pendekar Cisadane menempati posisi ke-6 dengan raihan 35 poin yang sempat berada di posisi 5 kemudian diambil alih oleh Persebaya Surabaya.
Dalam pertandingan hadapi Persita Tangerang, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menurunkan starter Teja Paku Alam; Eliano Reinjders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba (c); Luciano Guaycochea, Frans Putros; Adam Alis, Saddil Ramdani, Rosembergne “Berguinho” Da Silva; dan Andrew Jung.
Pelatih asal Kroasia memberikan debut perdananya bagi pemain anyar Dion Markx saat hadapi Pendekar Cisadane di kandang, GBLA.
Walaupun tidak bermain secara penuh di GBLA hadapi Persita Tangerang, kehadiran Dion di lapangan mendapatkan perhatian khusus.
Hodak kemudian menjelaskan, pemberian menit bermain ini sangat krusial bagi proses adaptasi Markx yang baru pertama kali merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.
Sebelumnya, Markx yang merupakan salah satu punggawa Skuad Garuda Muda tersebut bermain di klub Belanda, TOP Oss.
“Dia mulai bersama kami, saya memberinya beberapa menit karena kami perlu memiliki pemain yang siap. Dia bisa memainkan tiga posisi,” ujar Hodak dikutip dari persib.co.id.
Hodak juga menjelaskan, perbedaan latar belakang kompetisi menjadi tantangan utama bagi Markx. Karena kompetisi sedang berjalan, Hodak menyebut, laga resmi menjadi satu-satunya sarana bagi pemain anyar tersebut untuk mengenal atmosfer sepakbola Indonesia.
“Yang paling penting adalah dia berasal dari negara dan liga yang berbeda. Dia perlu merasakan sedikit bagaimana liga kami dan bagaimana pertandingannya. Kami tidak memiliki pertandingan persahabatan sekarang, jadi hari ini adalah kesempatannya,” tutupnya. ***

















