BANTENRAYA.COM – Pasar otomotif menunjukkan tren positif di paruh tahun 2026, salah satunya adalah segmen motor bekas (mokas) di Kota Serang yang naik hingga dua kali lipat.
Marketing Berkah Motor Sunandi mengatakan, tren Ramadan menjadi momentum masyarakat membeli kendaraan termasuk sepeda motor. Tercatat, dari penjualan unit yang mulai meningkat.
“Untuk awal tahun 2026 ini lumayan bagus yah dibandingkan 2025 lalu, apalagi memasuki Ramadan dan jelang Lebaran nanti biasa naik dua kali lipat, karena habis dapet THR juga kan,” kata Andi sapaan akrabnya kepada Banteraya.com, di Jalan Raya Sempu, Kota Serang, Rabu 18 Februari 2026.
Andi melanjutkan, dalam kondisi hari biasa, penjualan tercatat sebanyak 20 unit mokas. Sedangkan, pada momen Ramadan biasanya bisa mencapai lebih dari 30 unit.
“Alhamdulillah ramai yang melakukan pre order, dan ada kemajuan juga semoga tren ini bisa terus berlanjut sampai kedepannya,” jelasnya.
BACA JUGA : Bursa Motor Bekas Mandiri Finance Serang Genjot Pasar Otomotif Banten
Menangkap peluang tersebut, Berkah Motor juga menggandeng Adira Finance untuk menawarkan beragam program menarik meliputi Down Payment (DP) ringan hingga hadiah langsung.
“Misalnya untuk DP ringan ini ada di Honda Beat dari DP Rp2,5 juta menjadi Rp1,4 juta, ada juga untuk Yamaha Fazzio dari Rp2 jutaan menjadi Rp500 ribu,” tutur Andi.
Program yang berlangsung sampai dengan akhir bulan ini juga menawarkan skema tenor yang beragam, hingga periode 3 tahun.
Namun, ia juga menyangkan jika banyak konsumen yang terkendala data SLIK OJK yang bermasalah akibat pinjaman online dan lain sebagainya.
“Khusus untuk yang melakukan PO secara langsung, ini akan mendapatkan hadiah juga bisa dapat setrika kipas angin dan hadiah menarik lainnya selama program ini berlangsung,” paparnya.
Menurutnya, penjualan mokas yang paling banyak didominasi brand Honda terutama sepeda motor matic seperti vario, beat, dan scoopy.
BACA JUGA : Jangan Sampai Tertipu! Ingin Beli Motor Bekas Berkualitas, Pahami Hal Ini Terlebih Dahulu
“Kalau yang sekarang lagi tren itu ada Vario, bulan ini saja sudah terjual 3 unit. Kami juga menjual motor listrik meski trennya belum tinggi,” kata Andy. (***)















