BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar menekankan agar Forum CSR Kota Cilegon jangan menjadi tukang catat program sosial yang dikeluarkan industri.
Namun, Forum CSR juga harus mengisiasi dan menawarkan konsep kepada industri, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan dan lainnya.
Robinsar juga menekankan industri untuk mengeluarkan VSR untuk masyarakat Kota Cilegon dibandingkan ke luar daerah.
BACA JUGA: Sidak Pasar Blok F Cilegon, Disperindag Temukan Stok Minyakita Langka
“Konsep kami kami ingin menimbulkan kepercayaan, kita tidak pungut uang mereka (industri-red) nanti kita lempar datanya mau langsung ke mastakat terkait atau melalui Forum silakan. Jadi jelas tidak hanya nyatat bukan hanya mencatat program mereka tapi mencatat program yang kita inisiasikan,” katanya, Kamis 12 Februari 2026.
Robinsar menjelaskan, pihakbya juga aman menjamin keamanan dan kenyamanan industri selama beraktivitas.
Bahkan, siap memfasilitasi berbagai bentuk kebutuhan industri dan mengkomunikasikan kepada stake holder terkait.
“Kita membuka ruang diskusi yang dilakukan jika ada regulasi jika didorong kita bisa mengkomunikasikan, termasuk ke stake holder terkait, kita akan mensupport,” ucapnya.
Disisi lai, jelas Robinsar, pihaknya akan mendata kebutuhan masyarakat terkait dengan berbagai lembangunan. Jadi nantinya Forim CSR bisa menagih kepada industri untuk menyelesaikannya.
“Memang kita komunikasikan kedepan pendataan persoalan dan pemasalahan di Kota Colegon, contoh perbaikan sekolah dan rutilahu jadi agak-agak kewajiban lah. Ada gaiden jadi arah dan langkah bersama. agar CSR ridak macam-macam bentuknya, makanya tidak tersentuh problem sebanarnya. Nanti akan koordinasi dengan Bappeda apa yang menjadi masalah,” pungkasnya. ***


















