BANTENRAYA.COM – Lembaga Riset Jaringan Legislasi Nusantara (Jalinusa) berkolaborasi bersama Baznas Banten menyelenggarakan penelitian terkait peran Zakat dalam mendukung pencapaian SDGs lingkungan di Indonesia.
Penelitian ini dibiayai oleh Baznas RI melalui program Beasiswa Riset Kelompok dan pada pelaksanaannya berkolaborasi bersama Baznas Provinsi Banten, terdiri dari tim peneliti Ibrohim Abdul Halim sebagai Ketua, Dr. Agus Lukman Hakim, dan M Robbi Qawi.
“Dana zakat selain digunakan dalam rangka pengentasan kemiskinan, juga bisa disalurkan dalam bentuk program peduli lingkungan. SDGs memiliki pilar khusus yakni Pilar Lingkungan, sehingga kami tertarik meneliti bagaimana sinkronisasi peran zakat pada isu lingkungan,” ujar Ibrohim, Rabu 11 Februari 2026.
BACA JUGA: Berkonsep One Stop Service, RS Primaya Tangerang Hadirkan Poliklinik Eksekutif Transformasi
Kegiatan penelitian dimulai dengan penyelenggaraan Focus Group Discussion bersama para pakar ekonomi syariah yang dilaksanakan di Kota Serang, Sabtu 7 Februari 2026.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua IV Baznas Provinsi Banten Suhud, S.H.I., perwakilan Kemenag Banten urusan Zakat dan Wakaf Banten Jamiatul Sholehah, Akademisi UIN SMH sekaligus Sekretaris MES Banten Efi Syarifudin, Direktur Utama LAZ Harfa Abdul Rafur, Pimpinan Dompet Dhuafa Banten Mokhlas Pidono, dan perwakilan FOSSEI Banten Arif.
Dalam sambutannya mewakili Pimpinan Baznas Provinsi Banten, Suhud, mendukung kegiatan penelitian yang mengeksplorasi peran zakat khususnya di bidang penanganan lingkungan.
“Kajian ini menarik karena ketika mengaitkan zakat dengan lingkungan, sangat relevan dengan musibah bencana yang terjadi belakangan khususnya baik di berbagai wilayah di Indonesia. Maka kami mendukung kegiatan ini yang semoga juga bisa meningkatkan edukasi zakat khususnya di Provinsi Banten,” ujar Suhud. *













