BANTENRAYA.COM – Sepanjang 30 meter Jalan Raya Munjul-Picung tepatnya di Kampung Cibeureum, Desa Sukasaba, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang mengalami longsor.
Jalan Raya Munjul-Picung yang menjadi akses utama jalan warga ini tidak bisa dilewati kendaraan besar karena memakan setengah lebih badan jalan.
Warga Desa Sukasaba Ahmadi mengatakan, amblesnya Jalan Raya Munjul-Picung karena diterjang cuaca buruk. Lantaran tanah di sepanjang jalan tersebut sangat labil.
BACA JUGA: Harapan di Depan Mata, Fans Garis Keras Manchester United Siap Cukur Rambut!
“Kejadiannya mah pas hujan, ditambah kan tanahnya labil,” kata Ahmadi, Selasa 10 Februari 2026.
Dia menyebut, tidak ada korban jiwa pada peristiwa longsornya Jalan Raya Munjul-Picung. Namun membuat pengendara yang melintas harus berhati-hati.
“Gak ada korban. Kebetulan pas kejadian jalanan lagi sepi. Yang paling penting mah waspada,” ujarnya.
BACA JUGA: Jelang Hadapi Ratchaburi FC dalam ACL Two, Persib Datang ke Thailand Tanpa Beckham
Camat Munjul Hasim membenarkan, sudah meninjau akses Jalan Raya Munjul-Picung yang mengalami longsor. Pihak kecamatan dan dinas terkait sudah menutup jalan yang amblas.
Dengan cara memasang pembatas jalan agar tidak membahayakan pengendara. “Sudah kami tinjau. Di lokasi kejadian sudah di pasang pembatas,” terangnya.
Dikatakannya, amblasnya jalan disebabkan karena curah hujan tinggi. Diimbau kepada pengendara yang melintas untuk selalu mengutamakan keselamatan.
“Longsor akibat hujan. Diimbau kepada pengendara untuk berhati-hati saat melintas,” ujarnya.
Kata Hadim, pihaknya sudah mengusulkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, dan Provinsi Banten untuk memperbaiki Jalan Raya Munjul-Picung. Dengan harapan akses jalan warga setempat tidak terhambat.
“Sudah diusulkan ke PUPR. Jalan ini kewenangan provinsi. Semoga cepat diperbaiki, dan akses transportasi warga bisa kembali lancar,” harapnya. ***















