BANTENRAYA.COM – Untuk mempermudah pelayanan pajak kendaraan bermotor, Samsat Cilegon akan segera menghadirkan pelayanan pajak di Cilegon Center Mall atau CCM.
Samsat Cilegon selain memiliki mobile Samsat keliling, tahun 2026 ini akan melakukan inovasi baru untuk masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor sambil jalan-jalan ke mal.
Kepala UPTD Samsat Cilegon Tb Mochamad Kurniawan mengatakan, pihaknya saat ini sedang menindaklanjuti untuk program baru adanya gerai pajak kendaraan bermotor di mal.
“Sebuah gerai pajak akan hadir di mal terbesar di Cilegon yaitu di CCM, mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” katanya kepada Banten Raya, Jumat 23 Januari 2026.
BACA JUGA: Panin Expo 2025 di CCM Berhadiah 12 Mobil Mercedes Benz
Dengan adanya gerai pajak di CCM, dapat membantu masyarakat Kota Cilegon membayar pajak dengan mudah.
“Ini untuk memudahkan wajib pajak, jadi kalau gak ada waktu nanti bisa bayar pajak sambil main di Mal,” jelasnya.
“Posisis lantainya belum tau, harapan kami bisa terealisasi tahun 2026 ini tapi tergantung kesepakatannya nanti,” harapnya.
Saat ini pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kota Cilegon terkait pelaksanaan program gerai pajak kendaraan bermotor di CCM.
BACA JUGA: Panin Expo 2025 di CCM Berhadiah 12 Mobil Mercedes Benz
“Nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut dari kami bersama pihak Pemkot Cilegon yang lainnya,” ujarnya.
Selain itu, gerai pajak di Ramanuju akan dialihkan fungsi pelayanannya di Kantor Kecamatan Citangkil.
“Nanti di Ramanuju akan kita tutup gerainya, pindah ke Citangkil dan akan dioptimalkan fungsinya di Citangkil,” ungkapnya.
Pihaknya akan melakukan sosialisasi penutupan gerai Samsat Ramanuju kepada masyarakat awal Februari 2026 ini.
“Awal Februari ini akan kita sosialisasikan dulu ke masyarakat, nanti setelah putus kontrak dengan Ramanuju baru akan pindah,” terangnya.
Untuk penutupan gerai Samsat Ramanuju akan dimulai pada awal April 2026, dan pindah ke Kantor Kecamatan Citangkil.
“Nanti bulan April efektif pindah ke Citangkil, jadi yang Ramanuju benar-benar sudah ditutup,” pungkasnya.***

















