BANTENRAYA.COM – Sebanyak 7 rumah warga di Kampung Sukajaya dan Warung Lame, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak dilaporkan rusak usia diterjang longsor, Senin, 12 Januari 2026.
Longsor sendiri terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Lebak sejak Sabtu-Minggu, 10-11, Januari 2026.
Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik menyebut rumah yang dilaporkan rusak akibat longsor berdiri di kawasan perbukitan.
“Sekitarnya kawasan perbukitan. Rumah yang berdiri di atas tebing mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian bangunan runtuh karena lapisan tanah penyangga amblas,” kata Rafik dihubungi.
Rafik mengungkapkan, peristiwa itu bukan kali pertama terjadi. Di tempat tersebut juga sempat terjadi longsor pada 17 Desember 2025 kemarin.
BACA JUGA : Warga Padarincang Bakal Diberikan Pemulihan Psikologi Usai Terjadi Tanah Longsor Susulan
“Pemicunya juga sama, hujan deras yang berkepanjangan,” ungkap dia.
Ia menambahkan, hujan yang kembali turun tanpa henti sejak sehari sebelumnya membuat kondisi tanah makin labil. Akibatnya, beberapa rumah lain kini berada dalam status rawan longsor susulan.
“Tercatat ada tiga rumah yang masih terancam. Kondisi bangunannya sudah menunjukkan retakan, jadi kejadiannya memang bertahap,” ujarnya.
Rafik juga menyampaikan pihaknya telah mengirim proposal bantuan pembangunan penahan tanah kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten.
“Namun hingga kini, penanganan permanen di lokasi rawan longsor tersebut belum juga terealisasi,” tandasnya. (***)
















