BANTENRAYA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG kembali menyampaikan peringatan dini waspada cuaca ekstrem di Kota Cilegon.
Cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi pada Selasa 6 Januari 2026 dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi tersebut masih akan berpotensi menyebabkan bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang.
Ketua Pokja Pelayanan Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Banten BMKG Merak Trian Asmarahadi menjelaskan, berdasarkan pantauan prakiraan tiga harian BMKG, masih ada status waspada pada Selasa 6 Januari di Kota Cilegon.
“Untuk 4 dan 5 Januari tidak ada. Kalau 6 Januari diperkirakan daerah Cilegon waspada hujan sedang dan lebat,” katanya, Minggu 4 Januari 2026.
BACA JUGA: Tiga Hari Berlalu, Banjir Masih Rendam Rumah Warga Kota Serang
Trian menyampaikan, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir longsor, gelombang tinggi, angin kencang dan lainnya.
“Kami meminta warga untuk terus memastikan informasi terbaru dari sumber resmi BMKG. Dimana masih ada potensi banjir,banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang,” jelasnya.
Trian menyampaikan, masih adanya bibit siklon tropis 91S di Samudera Hindia masih akan membuat potensi cuaca ekstrem. Kendati begitu, masih bibit siklon belum terlalu berpengaruh di Kota Cilegon.
“Sejauh ini dampak siklon ini belum terlalu berpengaruh,” pungkasnya.***















