BANTENRAYA.COM – Penduduk di Kota Cilegon menurut Data Konsolidasi Bersih (DKB) pada semester I 2025 lalu mencapai 483.015 jiwa.
Dimana, data laki-laki menjadi terbanyak yakni 244.302 dan perempuan 238.713.
Untuk rinciannya yaitu Kecamatan Cibeber 67.827, Kecamatan Cilegon 55.144, Kecamatan Pulomerak 51.421, Kecamatan Ciwandan 54.851, Kecamatan Jombang 73.486, Kecamatan Grogol 47.070, Kecamatan Purwakarta 44.824 dan Kecamatan Citangkil 88.392.
BACA JUGA: Camat Binuang Apresiasi Budidaya Ayam Petelur Desa Gembor, Ajak Masyarakat Meniru
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pendaftaran dan Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon Robi Santika menjelaskan, dalam periode 2025 lalu di semester I penduduk bertambah dan mencapai sebanyak 483.015 jiwa.
“Laki laki yang menjadi dominan sebanyak 244.302 dan perempuan 238.713,” jelasnya.
Robi menyampaikan, data tersebut sudah data yang terverifikasi dan tervalidasi Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Terintegrasi dan sudah tervalidasi dan terverifikasi,” ujarnya.
Untuk semester II sendiri pada 2025, ujar Robi, pihaknya masih menunggu validasi dari Kemendagri. Dimana, itu akan menjadi data kependudukan yang bisa digunakan untuk pelayanan publik, perencanaan pembangunan, pembangunan demokrasi, penegakan hukum, pencegahan kriminal dan penyelenggaraan.
“Data kependudukan ini menjadi hal strategis karena menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan di semua aspek baik Kesehatan, Pendidikan dan juga infrastruktur lainnya,” jelasnya.
Dalam pelayanan kependudukan sendiri, ujar Robi, pihaknya terus menjemput bola dengan berbagai program, misalnya perekaman bagi lansia dan warga lainnya. Termasuk juga pengurusan dan pemberian surat kematian kepada warga.
“Program terus dilakukan. Bahkan, bagi lansia dan warga yang tidak bisa datang kami lakukan program Jebol Sagon (Jembut Bola Pengurusan Dokumen Kependudukan),”ucapnya. (Uri)
















