BANTENRAYA.COM – Apple kembali membuat heboh warganet setelah memperkenalkan produk terbarunya bernama iPhone Pocket, sebuah tas mini eksklusif untuk membawa iPhone.
Bentuknya yang kecil, sederhana, dan menyerupai “kaos kaki” untuk ponsel membuat aksesoris ini langsung viral di jagat internet, apalagi setelah harga resminya diumumkan.
iPhone Pocket hadir dari kolaborasi Apple dengan rumah mode ternama asal Jepang, ISSEY MIYAKE, dan menghasilkan desain yang minimalis, futuristik, sekaligus stylish.
BACA JUGA: Samsung Bakal Rilis Galaxy Buds 4 Pro yang Punya Fitur Gestur Kepala. Ini Bocorannya
Produk ini ditujukan untuk pengguna iPhone yang ingin membawa perangkatnya dengan cara yang lebih praktis tanpa menghilangkan kesan fashionable.
Dibangun dengan konstruksi rajutan 3D khas ISSEY MIYAKE, iPhone Pocket tampil berbeda dari tas mini pada umumnya.
Struktur bergarisnya fleksibel dan dibuat pas untuk membungkus iPhone, sekaligus menyediakan ruang untuk barang kecil seperti kartu, earphone, atau uang tipis.
Dikutip dari berbagai sumber informasi, Apple menjelaskan jika produk ini terinspirasi dari ide menghadirkan “saku tambahan” bagi pengguna iPhone.
Oleh karena itu, iPhone Pocket bukan hanya sekadar tas kecil, melainkan juga aksesoris fashion yang dirancang untuk menunjukkan identitas pemakainya.
Apple juga menyediakan dua tipe tali dengan pilihan warna menarik. Tali pendek hadir dalam delapan warna: Lemon, Mandarin, Ungu, Merah Muda, Merak, Safir, Kayu Manis, dan Hitam.
Sementara tali panjang tersedia dalam tiga warna: Safir, Kayu Manis, dan Hitam. Varian warna ini membuat iPhone Pocket mudah dipadukan dengan berbagai gaya busana.
Namun, yang paling menghebohkan adalah saat Apple mengumumkan harga resminya.
Diketahui, varian iPhone Pocket tali pendek dijual US$149,95 atau sekitar Rp2,4 juta, sementara tali panjang dibanderol US$229,95 atau sekitar Rp3,8 juta.
Apple memastikan jika produk ini mulai tersedia akhir pekan ini di beberapa negara, seperti Jepang, Singapura, Italia, Prancis, Tiongkok Raya, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat.
Namun, untuk pasar Indonesia, hingga kini belum ada informasi terkait kepastian ketersediaannya. Tertarik beli? ***



















