BANTEN RAYA.COM – Pada suatu hari tiga orang pemuda tengah melakukan perjalanan. Namun terjebak dalam goa saat berteduh dari hujan.
Ustad Adi Hidayat menceritakan kisah ini dalam sebuah video yang diunggah akun Youtube Media Islam pada 22 Maret 2021.
Tiga pemuda ini akhirnya bisa keluar dengan tangan kosong.
Diceritakan Ustad Adi Hidayat, tiga orang pemuda tidak sengaja masuk ke sebuah goa namun goa longsor dan bebatuan menutup pintu keluar.
Baca Juga: Tata Cara Shalat Jama dan Qashar menurut Ustad Adi Hidayat
“Batu itu sangat besar dan tidak memungkinkan pemuda itu untuk keluar. Tiga orang pemuda itu mencoba membuka tapi tidak bisa malah lemas,” kata Utad Adi Hidayat.
Namun di tengah kepanikan itu kata Ustad Adi Hidayat ada seorang pemuda yang menyodorkan rumus untuk bisa keluar dari goa.
“Ada satu orang pemuda yang punya rumus menghadapi masalah ini dan bilang ini (goa) mustahil kita buka kecuali dengan tawasul dengan amal soleh yang pernah kita buat selama ini,” jelas Ustad Adi Hidayat asal Ciekek Babakan Karaton Pandeglang ini.
Namun ternyata tiga pemuda ini punya masalah tersendiri dan pesimis amal soleh yang pernah mereka buat bisa menjadi sarana mendapatkan pertolongan dari Allah.
Baca Juga: Belum Sepakat, Belasan Armada Sampah Ditarik Mundur dari Kelurahan Cilowong
Satu pemuda hanya punya pengalaman berbakti pada ibunya. Anak ini tidak pernah menyentuh makanan sebelum ibunya makan. Punya kebiasaaan selalu membuatkan segelas susu kepada ibu di pagi hari.
Pemuda kedua kata Ustad Adi Hidayat bilang ya Allah saya pernah memimpin sebuah perusahaan tapi pelit namun pernah memberikan modal kepada karyawan sehingga karyawan ini bisa sejahtera saat pensiun.
Pemuda yang ketiga bilang kata Ustad Adi Hidayat, ya Allah dulu aku seorang rentenir kemudian aku pinjamkan uang kepada warga dengan bunga yang besar. “Tapi rentenir ini menolak saat seorang warga yang berhutang menyodorkan anak gadis solehah sebagai ganti hutang. Rentenir ini masih punya rasa takut kepada Allah jika sampai menggauli gadis solehah itu,” beber Ustad Adi Hidayat.
Baca Juga: Contoh Naskah Sambutan Hari Sumpah Pemuda dalam Bahasa Sunda Beserta Artinya
“Rentenir itu tidak jadi menggauli gadis dan memilih meninggalkannya. Ini ternyata dicatat sebagai amal saleh oleh Allah,” sambung Ustad Adi Hidayat.
Setelah berdiskusi tentang amal-amal saleh yang pernah dilakukan tiga pemuda yang terjebak dalam goa itu, mendadak batu besar yang menutup mulut goa menggelinding sendiri dan menyisakan celah bagi tiga pemuda itu untuk keluar.
“Artinya kumpulan amal soleh yang digunakan wasilah untuk berdoa akan mempercepat Allah mengambukan doa. Makanya kita harus bersemangat mengerjakan amal saleh sekecil apapun tinggalkan maksiat agar saat nanti kita butuh pertolongan minta kepada Allah,” pungkas Ustad Adi Hidayat. ***




















