BANTEN RAYA.COM – Pengurus Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Pandeglang periode 2021-2025 dilantik, Selasa 26 Oktober 2021 di Pendopo Pemkab Pandeglang.
IPSI Banten periode ini dipimpin oleh Kadispora Pandeglang Dadan Saladin menggantikan Gunawan, anggota DPRD Pandeglang.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua IPSI Banten Ajat Sudrajat dihadiri oleh Kepala Diskomsantik Pandeglang mewakili Bupati Pandeglang Girgijantoro, Ketua Harian KONI Fery Hasanudin dan sejumlah paguron silat.
Dalam sambutannya, Ketua IPSI Banten meminta pengurus aktif menjalankan roda organisasi. “Tidak lama lagi ada Poprov, IPSI Pandeglang harus mempersiapkan diri,” kata Ajat.
Baca Juga: Gubernur Banten Klaim Capaian Vaksinasi di 62 Persen, Pandeglang dan Lebak di Bawah 40 Persen
Ajat juga meminta jangan malu belajar silat. “Dulu ada pandangan pencaksilat adalah bela diri pinggiran,sekarang sudah ada di 70 negara dan dipertandingkan di Asian dan SEA Games. Kalau mau dipertandingkan di Olimpiade harus ada 75 negara. Kita harus bangga,” jelas Ajat.
“Jangan malu-malu belajar pencak silat, harus tunjukkan pencak silat itu asli budaya bangsa,” sambungnya.
Ketua IPSI Pandeglang Dadan Saladin optimis silat Pandeglang akan bangkit lagi. “Pandeglang sebagai Kampung Jawara harus berkibar lagi dalam prestasi silat serta budayanya. Kami akan menggali potensi pesilat dari paguron dan masyarakat untuk prestasi maupun pelestarian budaya,” kata Dadan.
Ketua Harian KONI Pandeglang Fery Hasanudin meminta IPSI Pandeglang lebih dinamis lagi baik dalam pembinaan maupun pelestarian budaya.
Baca Juga: Beli Rumah di Alandra Residence Gratis CCTV dan AC
Apalagi kata Fery pada 2022 akan digelar Porprov Banten dimana IPSI diharapkan menjadi cabor pendulang medali emas. “Saya percaya kepada kepengurusan yang baru bisa lebih kompak lagi dan serius dalam pembinaan,” jelas Fery.
Wakil Ketua IPSI Pandeglang Dadi Rajadi menyatakan, harus ada pembenahan organisasi IPSI ke depan dan kembali membina paguron.
“Selama ini paguron jalan masing-masing. Ke depan harus dikompakan dan disamakan persepsinya yaitu untuk peningkatan prestasi dan pelestarian budaya,” kata anggota DPRD Pandeglang ini. ***


















