BANTENRAYA.COM – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Cilegon berhasil menghemat hingga Rp 6 miliar dalam anggaran Pilkada Kota Cilegon 2024 lalu.
Di mana, anggaran tersebut merupakan sisa anggaran hibah yang diberikan kepada KPU dengan total senilai Rp32,8 miliar.
Ketua KPU Kota Cilegon Patchurrohman menjelaskan, pihaknya sudah sangat menghemat dalam pelaksanaan Pilkada.
Selain tidak ada kenaikam pengajuan anggaran dalam pilkada, tapi ada sisa anggaran yang cukup besar.
Baca Juga: Ditinggal Hasbi Asyidiki Jayabaya Retreat, Amir Hamzah Fokus Beres-beres Ruang Kerja
“Ini sama seperti pilkada sebelumnya kami ajukan yakni Rp32 miliar lebih. Sisanya sekarang mencapai Rp6 miliar. Ini penghematan luar biasa,” katanya usai membuka acara Focuk Group Discussion (FGD) di Hotel Forbis, Selasa, 25 Februari 2025.
Fatur panggilan akrab Patchurrohman menambahkan, keberhasilan Pilkada di Kota Cilegon sendiri merupakan peran dari semua pihak.
Bahkan, untuk partisipasi mampu meningkat.
Untuk Pilgug Banten 2024 partisipasi pemilih mencapai 77,11 persen atau sebanyak 254.775 orang menyalurkan pelihan dari jumlah Daftar Pemilih Tetap atau DPT sebanyak 330.413.
Baca Juga: Harga Minyakita di Pasar Sampay Warunggunung Lampaui HET, Sistem Distribusi Dinilai Bermasalah
Sementara pada Pilgub 2017 lalu partisipasi hanya 68,09 persen atau sebanyak 191.590 menentukan pilihan di Tempat Pemungutan Suara atau TPS dari jumlah DPT sebesar 281.369.
Angka partisipasi Pilkada Kota Cilegon sendiri mencapai 76,87 persen atau sebanyak 254.775 memilih dari jumlah DPT sebesar 330.413 di 2024.
Pada Pilkada 2020 lalu partisipasi hanya mencapai 76,37 atau sebesar 229.055 memilih dari jumlah DPT 297.045 orang.
“Alhamdulillah. Tentu kami mengapresiasi semua pihak. Termasuk pemerintah yang sudah membantu soal anggaran, ada pihak kepolisian, TNI, Bawaslu dan juga teman-teman adhock yang sudah bekerja keras. Termasuk didalamnya awak media,” imbuhnya.
Baca Juga: Harga Bumbu Dapur di Pasar Badak Pandeglang Naik Jelang Ramadan 2025, Masakan Tak Lagi Gurih?
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Kota Cilegon Sri Widyati menjelaskan, terpenting dari semuanya Pilkada bisa berjalan demokratis dan kondusif.
Hal itu tentu karena peran KPU yang cukup besar dan sangat melayani saat Pilkada.
“Kami sangat mengapresiasi. Ini karena Pilkada berjalan sangat aman dan kondusif,” jelasnya.
Disisi lain, imbuh Sri, masyarakat juga sudah sangat bijak dalam menentukan pilihan dan sangat dewasa dalam berdemokrasi.
Baca Juga: Disindir Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Jalan di Depan Kantor Bupati Pandeglang Ternyata Rusak
“Kami juga berterimakasih masyarakat sudaj sangat dewasa berpolitik dan berdemokrasi,” pungkasnya.***

















