BANTENRAYA.COM – Puskesmas Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, menyelenggarakan tes kebugaran bagi calon jamaah haji reguler.
Tes kebugaran bagi jamaah haji dilakukan di Kantor Sekretariat Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Shohibul Barokah, Desa Talaga, pada Sabtu, 15 Februari 2025.
Para calon jamaah menjalani tes kebugaran menggunakan metode Rockport, yaitu teknik yang digunakan untuk menilai kondisi fisik sebelum melaksanakan ibadah haji.
Baca Juga: Akuatik Banten Siapkan Program Jangka Panjang dan Regenerasi Atlet untuk Prestasi Renang di Banten
Kepala Puskesmas Pasir Jaya, dr. Ratna Asih Sri Rahayu, M.Si, menyebutkan bahwa tes ini diikuti oleh 78 peserta calon jamaah haji.
“Kali ini, calon jamaah menjalani tes kebugaran menggunakan metode Rockport, yakni berjalan cepat atau joging sejauh 1.600 meter sesuai kemampuan masing-masing,” jelasnya, dikutip dari Tangerangkab.go.id.
Sebelum tes dilakukan, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah aktivitas.
Baca Juga: Pemprov Banten Berikan Klarifikasi Terkait Anggaran Tempat Tidur di Tengah Efisiensi
“Bagi jamaah dengan kondisi tertentu, seperti lansia atau memiliki riwayat penyakit jantung, tes dilakukan sesuai dengan kemampuan mereka,” tambahnya.
Bagi jamaah yang memiliki risiko kesehatan, tes kebugaran dilakukan dengan metode Six Minute Walking Test (6MWT), yaitu berjalan selama enam menit untuk menilai kemampuan fisik secara lebih aman.
Sebelum mengikuti tes, calon jamaah haji juga diminta mengisi formulir skrining kesehatan seperti Physical Activity Readiness Questionnaire (PAR-Q) untuk memastikan kesiapan mereka dalam menjalani tes kebugaran.
Selain itu, peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan lainnya, seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kondisi fisik mereka.
“Hasil tes ini akan dikategorikan ke dalam beberapa tingkat kebugaran, yaitu Kurang Sekali, Kurang, Cukup, atau Baik,” ungkap dr. Ratna.
Tes kebugaran ini bertujuan sebagai langkah preventif guna meminimalkan risiko kesehatan saat menjalankan ibadah haji.
Baca Juga: Lawan Misinformasi, Forum Pemred dan Forum Humas BUMN Ajak Publik Konsumsi Informasi Terpercaya
“Kami berharap tes ini bermanfaat dalam membantu calon jamaah haji mempersiapkan kondisi fisik mereka dengan baik, sehingga lebih siap menghadapi tantangan fisik di Tanah Suci,” tutupnya.***















