BANTENRAYA.COM – Aktivitas yang banyak berada di lapangan dan sering menatap layar ponsel dan laptop membuat profesi wartawan rentan terkena penyakit mata.
Paparan panas matahari, debu, hingga radiasi dari layak ponsel dan laptop membuat mata cepat lelah.
Bila terus dibiarkan, maka akan memicu lahirnya penyakit mata, salah satunya adalah mata minus.
Baca Juga: Pemprov Banten Dorong Koperasi jadi Sokoguru Ekonomi
Dr. Fakhri Chairul Akmal dari RS Mata Achmad Wardi mengatakan, wartawan memiliki aktivitas lebih banyak di lapangan dan sering terkena debu dan panas matahari yang kemudian bisa mempengaruhi kesehatan mata.
Apalagi, bila setiap hari sering memandang layar ponsel maupun laptop. Radiasi dari ponsel dan laptop bisa juga berpengaruh pada kesehatan mata karena membuta mata lelah.
“Mata lelah bisa menyebabkan minus,” kata dr. Fakhri saat menyelenggarakan pemeriksaan mata bagi wartawan yang tergabung dalam Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Jumat, 13 September 2024.
Baca Juga: Usai Perbaikan, Berkas Calon Bupati dan Wakil Bupati Serang Dinyatakan Lengkap oleh KPU
Fakhri mengatakan, mata adalah salah satu organ manusia yang vital karena itu harus dijaga.
“Kesehatan mata sangat penting bagi kita sebagai manusia,” katanya.
Namun, banyaknya masalah pada mata banyak dialami oleh manusia modern saat ini. Masalah mata bahkan tidak hanya dialami oleh orang tua tetapi juga anak-anak.
Baca Juga: Berharap Dapat Dukungan, RS Bethsaida Serang Silaturahmi ke Keluarga Besar Nahdlatul Ulama di Serang
“Gula dan darah tinggi juga bisa mempengaruhi kesehatan mata,” katanya.
Fahri pun memberikan tips agar mata tidak mudah lelah. Dia menganjurkan agar mengatur intensitas saat memandang layak ponsel maupun laptop.”
Setiap 2 jam menatap hp atau laptop mata harus istirahat selama 20 menit. Caranya melihat yang jauh, melihat yang hijau,” katanya. ***














