BANTENRAYA.COM – Malam Nisfu Sya’ban 2024 akan segera tiba. Nisfu Sya’ban adalah malam pertengahan bulan Sya’ban.
Malam tersebut sangat istimewa dan sangat dinanti umat muslim, sebab pada pada waktu itu Allah mengampuni segala dosa-dosa hambaNya.
Pada malam Nisfu Sya’ban, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah seperti shalat sunnah.
Sayangnya, wanita yang sedang haid tidak diperbolehkan melakukan ibadah tersebut.
Lantas, apa saja amalan-amalan yang bisa dilakukan wanita haid pada malam Nisfu Sya’ban?
Berikut adalah beberapa amalan yang dapat dilakukan oleh wanita yang sedang haid.
Baca Juga: Menang Atas Persik Kediri, Kini Persis Ramaikan Persaingan 10 Besar Liga 1
Amalan Nisfu Sya’ban Bagi Wanita Haid
1. Melantunkan 2 Kalimat Syahadat Sebanyak-banyaknya
Dengan melantunkan 2 kalimat syahadat sebanyak-banyaknya, maka akan semakin memperkuat keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Dikutip dari laman resmi Baznas, Sayyid Muhammad bin Alawi berkata bahwa seorang muslim seyogyanya wajib mengucapkan “La Ilaha Illa lah Muhammad Rasulullah” pada bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.
Baca Juga: Baru Launching, Honda Stylo 160 Langsung Terjual 95 Unit di Banten
2. Perbanyak Doa
Adapun doa yang bisa dibaca adalah sebagai berikut:
يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَار رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ
Arab Latin: Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu ‘alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in’âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma’manal khâ’ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî ‘indaka sa’îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal ‘alâ lisâni nabiyyikal mursal, “yamhullâhu mâ yasyâ’u wa yutsbitu, wa ‘indahû ummul kitâb” wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil ‘alamîn.
Artinya: “Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat.
Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.
Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.
Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitab-Mu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki.
Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.”
3. Membaca Dzikir dan Memperbanyak Istighfar
Dzikir adalah ibadah untuk mengingat Allah. Membaca dzikir juga dapat dilakukan wanita yang sedang haid saat Nisfu Sya’ban.
Baca Juga: PT Krakatau Steel Rilis Bus Baru dengan Body Skylander R22, Begini Penampakannya
Pada malam Nisfu Sya’ban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir seperti membaca tasbih, tahlil, tahmid dan memperbanyak istighfar.
4. Membaca Shalawat
Perbanyak membaca shalawat sangat dianjurkan dalam amalan Nisfu Sya’ban.
Disebutkan dalam hadits diriwayatkan Abu Hurairah RA, bahwa siapa yang bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, maka Allah akan bershalawat untuknya 10 kali.
5. Bersedekah
Memberi sedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan juga merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan saat malam Nisfu Sya’ban. Sebab, pada malam ini Allah SWT akan melihat amal-amal kebaikan yang kita lakukan.
6. Menuntut Ilmu
Meskipun dalam keadaan haid, muslimah tetap diperbolehkan menghadiri kajian.
Demikianlah beberapa amalan Nisfu Sya’ban bagi wanita haid. Semoga dapat diamalkan dan bermanfaat ya!
Wallahu a’lam bish shawab.***



















