BANTENRAYA.COM – Dinas Perindustrian Perdagangan atau Disperindag Provinsi Banten mengajak kepada para pelaku UMKM kopi lokal Banten untuk memperkuat kemasan atau packaging kopi yang lebih menarik.
Packaging penting untuk memperkuat bahwa kopi tersebut merupakan kopi lokal Banten.
Persoalan packaging kopi terungkap dalam acara Festival Kopi Banten yang digelar di Atrium Mall of Serang pada Kamis, 15 Februari 2024.
Acara Festival Kopi Banten dibuka Penjabat Walikota Serang Yedi Rahmat.
Baca Juga: Waduh, 2 Petugas KPPS di Banten Meninggal Dunia Akibat Kelelahan
Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkop Provinsi Banten Iwan Hermawan mengatakan, para pelaku UMKM kopi lokal Banten dituntut harus memperkuat kemasan kopinya.
Hal itu untuk memperkuat bahwa kopi tersebut kopi lokal Banten.
“Itu yang harus kita munculkan dalam kemasan bahwa ini produk Banten, bahwa ini berasal salah satunya kopi tahura. Jadi kita perkuat dari packagingnya juga bahwa ini memang produk lokal,” ujar Iwan Hermawan, kepada Bantenraya.com.
Iwan menuturkan, salah satu kendala para pelaku UMKM kopi lokal Banten adalah branding.
Baca Juga: Ruang Rawat Inap Tersedia, Caleg Depresi Bisa Langsung ke RSUD Kota Serang
“Kadang-kadang kita bangga dengan produk luar padahal itu adalah produk kita, dan tentu kita dukungan dari pemerintah kita coba selalu seperti tadi,” tutur dia.
Iwan mengaku pihaknya selalu mendukung para pelaku UMKM salah satunya penerbitan fasilitas halal.
“Itu kan mendorong legalitas dari produk-produk IKM yang dihasilkan para pelaku IKM usaha kopi,” katanya.
“Kemudian fasilitas kemasan kita juga ada rumah kemasan kemudian juga kita coba juga melakukan pembinaan-pembinaan misalnya seperti ini fasilitasi bekerjasama dengan para forum-forum paguyuban,” sambung Iwan.
Baca Juga: Pantai Tanjung Lesung, Surga Tersembunyi di Ujung Barat Pulau Jawa
Iwan menyebutkan, kopi lokal Banten di antaranya Kopi Tahura, kopi toreh Carita Gunung Karang Pandeglang, Kopi Haji Rocker dari Saketi Kabupaten Pandeglang.
“Banyak lokalnya. Mungkin yang lebih tahu dinas pertanian dan di DLHK yang langsung bersentuhan dengan masyarakat penghasil kopi,” katanya.
Penjabat Walikota Serang Yedi Rahmat mengapresiasi pembukaan Festival Kopi Banten karena dapat meningkatkan roda perekonomian para pelaku UMKM khususnya di Kota Serang.
“Alhamdulillah tadi kita sudah mencoba beberapa gerai, alhamdulillah rasanya cukup enak dengan aroma yang berbeda. Kami mengharapkan bahwa kegiatan UMKM ini terus ditingkatkan agar roda perekonomian khususnya di Kota Serang bisa berjalan sesuai yang diharapkan,” kata Yedi Rahmat, kepada Banten Raya.
Baca Juga: Berdiri di Atas Lahan 5 Ribu Hektare, BTNUK Bangun Stasiun Riset di Area JRSCA
Yedi Rahmat berharap para pelaku UMKM Kopi Banten membuka gerai di Puspemkot Serang.
“Mungkin ke depan semua gerai yang ada di sini biar hadir di Kota Serang, agar masyarakat dan teman-teman dari Pemkot juga tahu bahwa UMKM kopi khususnya di Provinsi Banten banyak ragamnya,” ucap dia.
Soal selera kopi, Yedi Rahmat mengaku bukan penikmat kopi, namun ia menyukai kopi jenis Arabika.
“Kopi Arabika semesta. Saya sebenarnya bukan penikmat kopi. Tapi bisa merasakan kenikmatan itu,” katanya.***















