BANTENRAYA.COM – Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Banten menyebut komoditas cabai rawit merah masih menjadi penyumbang tertinggi inflasi di Banten pada bulan Desember 2023.
Kepala BPS Banten Faizal Anwar mengatakan, inflasi di Banten pada bulan Desember 2023 tercatat sebesar 0,48 persen lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi Nasional sebesar 0,41 persen.
Kendati demikian inflasi turun dari bulan November di Banten sebesar 0,57 persen.
“Berdasarkan komoditas pangan penyumbang inflasi di Banten tertinggi yaitu cabai rawit merah sebesar 0,18 persen, disusul bawang merah 0,05 persen, tomat 0,04 persen, dan emas 0,04 persen,” kata Faizal siaran pers BPS Banten melalui kanal YouTube, Selasa, 2 Januari 2023.
Baca Juga: Kota Cilegon Penyumbang Inflasi Terbesar Kedua Nasional di Pulau Jawa
Faizal melanjutkan, bedasarkan catatan inflasi secara tahunan, sepanjang tahun 2023 Banten tercatat mengalami inflasi sebesar 3,06 persen diatas inflasi nasional 2,61 persen.
“Artinya memang, sepanjang tahun 2023 inflasi di Banten masih sangat terkendali, dan faktor yang menjadi penyumbang itu pada komoditas minuman dan tembakau sebesar 1,42 persen,” imbuh Faizal.
Lebih rinci lagi berdasarkan Indeks Harga Konsumen atau IHK tiga kota di Provinsi Banten, Kota Tangerang menempati posisi pertama dengan inflasi tertinggi yakni 0,51 perden, Kota Cilegon 0,50 persen, dan Kota Serang 0,30 persen.
“Dari 26 kota inflasi di pulau Jawa, Kota Tangerang berada di posisi tiga berada dibawah Kota Sumenep sebesar 0,71 persen dan Kota Bekasi sebesar 0,54 persen,” terangnya.
Sementara itu, komoditas pangan yang mempunyai andil deflasi pada bulan Desember 2023, terjadi pada komoditas bayam sebesar 0,02 persen minyak goreng, bensin, dan sabun detergen.
“Hampir 99 persen inflasi di Banten terjadi di bahan makanan dibandingkan dengan komponen energi,” ucap Faizal.
Sebagai informasi, komoditas cabai sepanjang bulan September hingga Desember di Banten, masih berada di level harga yang tinggi yakni berkisar antara Rp80 ribu sampai 100 ribu perkilogram.***



















