BANTENRAYA.COM- KONI Provinsi Banten meminta agar pelatih maupun atlet menjaga kesehatannya agar tampil fit saat berlaga di PON Papua.
Selain itu diharapkan atlet menjaga diri selama pemusatan latihan agar tidak mengalami cedera sebelum bertanding. Sebab jika cedera ini bisa mempengaruhi penampilan atlet lainnya.
Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan, berdasarkan pemantauan pihaknya atlet yang tengah menjalani pelatda PON Papua ini dalam kondisi yang prima.
Ia meminta agar pelatih maupun manajer untuk terus mengawasi latihan dan melihat perkembangan atlet agar jangan sampai cedera sebelum berangkat ke PON Papua.
“Latihan tetap harus dijalankan sesuai yang diprogramkan. Namun menu latihan juga harus disesuaikan agar atlet bisa tampil maksimal dan tidak mengalami cedera,” ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Lawan Persib, Persita Maksimalkan Latihan Fisik dan Taktik
Selain itu hal yang tak kalah penting mereka diminta untuk terus menjaga kesehatan agar fit saat bertanding di PON Papua. Diminta atlet beristirahat maksimal setelah berlatih.
Selain itu diminta untuk menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan korona.
“Kesehatan sangat utama karena ini berkaitan dengan penampilan saat bertanding. Jika dalam kondisi kurang sehat maka akan berpengaruh terhadap performa. Saya berharap protokol kesehatan terus dijaga dan menjaga pola istirahat agar badan kembali bugar usai menjalani pelatda,” tegas Rumiah.
Ia menegaskan jika atlet mengalami cedera, diharapkan segera menghubungi pelatih untuk mencari solusi terbaik agar cedera tidak semakin parah dan bisa disembuhkan.
Bisa juga menghubungi bagian kesehatan di KONI Banten untuk berkonsultasi untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Baca Juga: Pemprov Banten Mulai Cicil Utang Rp851 Miliar ke PT SMI, Perlu 8 Tahun untuk Lunas
“Jangan ditunda-tunda agar cedera bisa disembuhkan. Kami akan terus monitoring agar nantinya atlet siap berlaga di PON Papua dalam keadaan bugar,” tutupnya. ***

















