BANTENRAYA.COM – Calon Wakil Presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, telah menyatakan optimisme tinggi akan kemenangan dalam Pilpres 2024.
Menariknya, keyakinan ini ia dan pasangannya, Anies Baswedan, temukan dari pengalaman mereka berdua yang pernah dipecat dari jabatan publik.
Informasi ini diperoleh dari unggahan Instagram @fakta.jakarta pada tanggal 3 Desember 2023, yang mengutip pernyataan Cak Imin.
Dalam pidatonya di acara Konsolidasi Pemenangan AMIN bersama PKB di Ancol Beach City Mall, Jakarta Utara, Rabu, 29 November 2023 malam, Cak Imin menyampaikan keyakinannya.
Ia menyoroti pemecatan Anies Baswedan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2016.
Menurutnya, pemecatan tersebut justru menjadi pemicu bagi Anies Baswedan untuk naik daun dan akhirnya maju sebagai Calon Presiden dalam Pilpres 2024.
“Mas Anies harus bersyukur, dipecat oleh Presiden Jokowi itu bersyukur. Dengan dipecat, namanya mencuat dan jadi capres sekarang,” ujarnya.
Cak Imin juga merujuk pada pengalamannya sendiri, yakni pemecatan oleh Abdurrahman Wahid dari jabatan Ketua Umum PKB.
Ia menggambarkan bahwa pengalaman ini menjadi batu loncatan menuju pencalonan sebagai Wakil Presiden.
Baca Juga: Kapan Sweet Home 3 Tayang? Berikut Jadwal Rilis darinya, Lee Do Hyun Bakal jadi Monster
“Awalnya jadi gubernur dulu. Jadi kalau pengin jadi gubernur lalu jadi capres, nanti akhirnya Presiden, harus pernah ngerasain dipecat. Nah, saya sudah pernah ngerasain dipecat Gus Dur. Insyaallah selangkah lagi AMIN menang,” tambahnya.
Menurut Cak Imin, keberhasilan mereka dalam Pilpres 2024 dianggap sebagai suatu kebutuhan mendesak dan harus segera diwujudkan.
“Yang disampaikan Mas Anies itu desakkan kebutuhan. Kalau kita yang tidak menang, Indonesia dalam ancaman bahaya dan kehancuran,” ungkapnya.
Baca Juga: Cara Beli Tiket Anyer Wonderland, Gratis Masuk dan Main Semua Wahana hingga 8 Desember 2023!
Pernyataan ini mencerminkan optimisme dan semangat Cak Imin serta Anies Baswedan dalam menghadapi Pilpres 2024.
Sebuah narasi politik yang menarik dan menunjukkan bahwa pengalaman pemecatan bisa menjadi pendorong bagi seseorang untuk meraih sukses dalam karier politiknya.***



















