Secara spek, kombinasi ini sudah cukup solid buat kebutuhan konten harian. Video pun harusnya stabil karena sudah didukung stabilisasi optik di kamera utama.
Baterainya sekitar 5.000 mAh dengan fast charging 45 watt. Ini menarik karena 45 watt itu sudah mendekati standar flagship Samsung.
Samsung Mulai Agresif di Kelas Midrange
Di kelas midrange ini termasuk agresif. Dipakai seharian jelas aman dan ngecasnya juga enggak bikin nunggu lama.
Sistem operasinya diperkirakan langsung Android 16 dengan One UI terbaru.
Artinya pengalaman software bakal fresh dan kemungkinan besar dapat update jangka panjang yang memang jadi salah satu nilai jual Samsung dibanding beberapa brand lain.
Sekarang kita geser ke Galaxy A37. Ini versi yang lebih terjangkau, tapi jangan salah speknya tetap menggoda.
Layarnya sama-sama 6,7 inchi super AMOLED Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz. Jadi secara visual pengalaman nonton dan scrolling tetap smoch dan tajam.
Untuk performa Galaxy A37 diprediksi pakai Exyos 1.480. Chipset ini sudah cukup matang buat penggunaan sehari-hari.
Baik itu untuk sosial media, streaming, multitasking, bahkan gaming ringan sampai menengah harusnya masih kuat.
Kalau dibandingkan dengan beberapa seri Xiaomi atau Poco di harga mirip, performanya mungkin enggak selalu paling kencang, tapi Samsung biasanya unggul di stabilitas dan optimasi sistem.
Kameranya juga tetap 50 megapiksel sebagai sensor utama ditambah kamera sekunder untuk kebutuhan variasi foto.
Secara spek ini sudah jadi standar aman di kelas 5G menengah. Enggak neko-neko, tapi cukup buat mayoritas pengguna yang butuh hasil tajam dan konsisten.
Baterainya juga sama, sekitar 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 45 watt. Ini menarik karena jarang ada pembedaan besar di sektor baterai antara modal reguler dan versi lebih tinggi.
Jadi walaupun lebih terjangkau, Galaxy A37 tetap dapat treatmen yang serius di daya tahan dan kecepatan isi ulang.
Fitur tambahannya juga kekinian, ada NFC, dukungan eIM dan desain tipis sekitar 6,9 mm. Jadi secara tampilan dan fitur konektivitas dia enggak terasa versi hemat.
Biasanya di kelas ini Exyos kadang masih diperdebatkan soal efisiensi dan performa gaming dibanding Snapdragon di beberapa kompetitor.


















