Selasa, 17 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 17 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

“Sang Penatap Matahari”, Novel Inspiratif Sang Duta Syariah

Muhaemin Oleh: Muhaemin
18 Desember 2021 | 07:20
"Sang Penatap Matahari", Novel Inspiratif Sang Duta Syariah

Sang Duta Syariah Muhammad Gunawan Yasni Foto: Istimewa

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

Oleh:  Aat Surya Safaat*

Di kalangan industri keuangan syariah, siapa yang tak kenal Muhammad Gunawan Yasni?

Pria kelahiran 17 September 1969 yang lebih dikenal sebagai Gunawan Yasni itu adalah seorang ahli keuangan syariah dan anggota Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) serta anggota Dewan Pengawas atau Penasehat Syariah di beberapa lembaga keuangan lainnya.

ADVERTISEMENT

Gunawan Yasni dibesarkan di lingkungan keluarga terdidik yang memegang penuh keyakinan terhadap nilai-nilai Islam.

Ayahnya, Zainul Yasni adalah ahli ekonomi syariah yang pernah bertugas sebagai Ketua Tim Koordinasi Kegiatan Ekspor ke Timur Tengah Departemen Perdagangan dan Koperasi hingga menjadi Duta Besar Indonesia di Yordania.

Baca Juga: Spoiler Spiderman: No Way Home Beredar, Bintang Filmnya Memberi Peringatan Karena Berdampak….

Sang Ayah menularkan pengetahuan dan pemahaman tentang ekonomi syariah kepadanya dengan memberi berbagai referensi tentang standar ekonomi syariah dan filosofi bermuamalah menurut keyakinan Islam.

Tak heran jika pemilik gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan Magister Managemen Keuangan dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Prasetiya Mulya itu begitu fasih berbicara tentang ekonomi dan keuangan syariah.

Terkait keahliannya, ia juga telah menulis empat buku, yakni “Ekonomi dan Keuangan Syariah: Pemahaman Singkat dan Penerapan Ringkas” (dalam bahasa Indonesia dan Inggris); “Ekonomi Sufistik”; “Investasi Syariah”; dan “Pemikiran Ringkas Keuangan Islam” (dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab).

Tapi siapa sangka Muhammad Gunawan Yasni, SE.Ak., MM, CIFA, FIIS yang pada 2014 dinobatkan Karim Consulting sebagai “Sharia Ambassador” (Duta Syariah) dan “Icon of Sharia Capital Market” (Ikon Pasar Modal Syariah) itu juga telah menulis sebuah novel bergenre romantisme dalam dua bahasa (Indonesia dan Ingggris), masing-masing dengan judul “Sang Penatap Matahari” dan “The Sun Gazer”.

Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap Imam S Arifin, Pedangdut Senior Yang Meninggal Dunia

Novel “Sang Penatap Matahari” itu sendiri diberi kata pembuka oleh sosok misterius bernama Saray. Dialah yang menceritakan siapa Mogayer Gamil Yahya, tokoh utama novel ini (bukan kebetulan nama penulisnya adalah Muhammad Gunawan Yasni). Melalui Saray, pembaca mengetahui siapa Mogayer serta asal-usulnya.

Diilhami kisah nyata

Novel setebal 454 halaman dan terdiri dari 12 bagian itu sejatinya diilhami kisah nyata masa lalu, saat ini, dan masa depan penulisnya, seorang pria yang menyebut dirinya “A father to no one” (Ayah dari tak seorang pun) karena Mogayer “divonis” tidak akan bisa memberi keturunan akibat kondisi kesehatan di masa kecilnya, yaitu kelainan pada tulang kakinya.

Mogayer yang pada masa anak-anak cenderung penyendiri, kadang bersembunyi dalam keramaian, menutup diri dan bahkan menghindari cahaya matahari, pada masa remajanya menemukan pucuk-pucuk cintanya pada wanita-wanita luar biasa.

Mereka bagai datang dari dunia lain, khusus untuk melembutkan hati Mogayer, mengusir kesepiannya, membentuk kepribadiannya, dan menumbuhkan rasa percaya dirinya. Kisah cintanya berliku, unik dan indah karena datang dari ketulusan.

Baca Juga: Pasca Kaburnya Napi Narkotika Adam Bin Musa, 9 Pejabat di Lapas Tangerang Diganti

Wanita-wanita dimaksud adalah Sarah Scott Allenby yang dikenalnya saat Mogayer belajar di American Community School (ACS, setingkat SMA) di Yordania, dan Alejandra Magnolia saat dia belajar setingkat SMA di Sekolah Indonesia Cairo (SIC) Mesir.

Sarah Allenby adalah cucu dari Edmund Henry Hynman Allenby, jenderal perang Inggris yang menjadi Komandan Pasukan Gabungan ketika merebut Palestina dari penguasaan Kekhilafahan Turki Usmani.

Nama Allenby diabadikan menjadi nama sebuah jembatan yang merupakan satu-satunya akses bagi warga Palestina yang akan keluar dari negaranya yang sedang dijajah Zionis Israel. Namanya “Allenby Bridge” atau sekarang disebut “King Hussein Bridge” (Jirs Al-Malek Hussein).

Baca Juga: Diduga Melanggar Aturan Karantina, Tagar ProsesHukumMulanJameela Trending di Twitter

Sarah Allenby sendiri sangat peduli terhadap kondisi orang-orang Palestina dan sangat mencintai anak-anak Palestina yang menjadi pengungsi karena kampung halamannya digusur tentara Zionis Israel, bahkan Sarah kemudian meninggal tragis karena menjadi martir dalam pembelaan bagi orang-orang Palestina.

BACAJUGA:

Dosen Universitas Primagraha, Muhamad Wahyudin, M.H., C.DAIMA., C.ACSM., C.NLPTC., C.BMS.

Ramadhan, Perjuangan, dan Kebangkitan Pemuda

13 Maret 2026 | 14:31
Android

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30

Sementara itu Alejandra Magnolia adalah gadis cantik puteri Atase Pertahanan Meksiko di Mesir, Eduardo Luis Martinez. Magnolia mempunyai minat baca yang luar biasa terkait teologi, filsafat, dan budaya, meski baru sekolah setingkat kelas satu SMA.

Tapi “kebersamaan” dengan Magnolia tidak berlangsung lama karena ayah gadis Meksiko itu ditarik pulang lebih cepat ke negaranya dari tugasnya selaku Atase Pertahanan Meksiko di Mesir.

Setelah lulus dari sekolah di Kairo Mesir, Mogayer langsung mengikuti tes masuk perguruan tinggi, Sipenmaru (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru). Dia fokus mengincar Faluktas Ekonomi Universitas Indonesia.

Baca Juga: Link Nonton dan Sinopsis Bad and Crazy, Tayang Hari Ini Dibintangi Lee Dong Wook, Wi Ha Joon dan Han Ji-Eun

Masa-masa kuliah tampaknya tidak seindah masa-masa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, baik saat belajar di Yodania maupun di Mesir. Romantisme masa remajanya sudah dihabiskan di dua negeri para Nabi itu. Dia kembali menjadi penyendiri meskipun tidak takut lagi pada sinar matahari.

Mogayer benar-benar memanfaatkan masa kuliahnya sebagai masa belajar serius dan mulai meletakkan fondasi bagi mimpi-mimpinya. Dia juga untuk sementara menutup hatinya terhadap wanita meski dia tahu ada teman seangkatannya yang berusaha tebar pesona di hadapannya.

Teladan Nabi Ibrahim

Mogayer, nama samaran Gunawan Yasni itu, lulus dari Fakultas Ekonomi dan menyandang predikat Akuntan dari Universitas Indonesia serta memperoleh gelar Magister Management Keuangan dari Prasetiya Mulya. Dia juga memiliki sertifikasi sebagai Certified Islamic Financial Analyst dari Pasca Sarjana Kajian Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia.

Baca Juga: Hukum Berhijab Bagi Kaum Wanita Lengkap dengan Dalilnya

Gunawan yang kini beristrikan Aisha adalah juga seorang Fellow di Islamic Insurance Society (FIIS) dan pemegang Sertifikasi Level Lanjutan (Level IV) Manajemen Risiko Perbankan.

Ahli Keuangan syariah itu berpisah dengan istri pertamanya Asiyah yang diharapkannya menjadi “mujahidah” dengan cara baik-baik karena dia merasa tidak akan bisa memberikan keturunan, sedangkan istri keduanya Aisha menyatakan ridho untuk tetap menjadi istri yang setia meski tahu bahwa Gunawan tidak akan bisa memberikan keturunan.

Sejak beberapa tahun terakhir, pemikiran Gunawan Yasni yang paling banyak didengar, dibahas, hingga dikutip berbagai kalangan cendekiawan adalah keinginannya menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Tampaknya menjadi pendakwah ekonomi dan keuangan syariah sudah menjadi jalan hidup seorang Gunawan Yasni. Ia sering menjadi narasumber untuk media-media nasional serta dikenal kompeten dalam menulis dan berbicara tentang topik yang berkaitan dengan ekonomi dan keuangan syariah.

Baca Juga: Mantapkan Implementasi Ketentuan Baru, Dindikbud Banten Tingkatkan 261 SDM Kepala Sekolah

Gunawan Yasni telah mengkomunikasikan pesan ekonomi syariah selama hampir 25 tahun dalam upaya mewujudkan harapannya menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi Syariah dunia. Ia juga sering diundang menjadi pembicara terkait ekonomi dan keuangan syariah ke berbagai negara, termasuk ke Amerika dan Spanyol.

Dia mencita-citakan agar masyarakat terbebas dari riba, sementara dalam ekonomi syariah tampak jelas adanya kebaikan atau kemaslahatan dan keadilan yang tidak hanya diperuntukkkan bagi orang Muslim semata.

Meminjam istilah pakar ekonomi syariah non Muslim yang juga praktisi hukum bisnis dari Amerika, Michael McMillen, ekonomi syariah sejatinya memadukan antara “the profit” (keuntungan) yang menjadi incaran perusahaan dengan panduan “the prophet” (Nabi) Muhammad yang menjadi panutan dan teladan umat Islam.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Akan Berakhir Tahun 2022, Begini Penjelasan Maria Van Kerkhove

Kembali mengenai novel “Sang Penatap Matahari”, novel yang diangkat dari kisah nyata itu sangat menarik, terutama karena kisah cinta Mogayer dengan Sarah dan Mogayer dengan Magnolia bukan hanya romantis, tetapi juga sangat isnpiratif.

Dari merekalah Mogayer belajar tentang kesetiaan, harga diri, empati, kejujuran, keberanian, dan kasih sayang. Mogayer, anak bungsu dari delapan bersaudara yang dulu selalu mengurung diri karena sering ditinggal kedua orangtuanya bertugas ke daerah dan ke luar negeri, selanjutnya justru menjadi sang penatap matahari.

Diakuinya pula, rasa percaya dirinya, meski kadang naik-turun, juga terbentuk berkat bimbingan kakak sulungnya, Yus yang melatihnya menekuni olahraga bela diri karate sewaktu ia berstatus pelajar sebelum berangkat ke Yordania, mengikuti ayahnya yang mendapat amanah sebagai Duta Besar RI untuk Yordania.

Membaca novel ini pembaca dibuat penasaran, karena penulisnya menyajikan kisah yang hidup dan imajinatif, halaman demi halaman, dengan bahasa yang ringan dan sederhana serta mudah dicerna.

Baca Juga: Kebakaran Gedung Komersial di Osaka Jepang, 27 Orang Diduga Tewas

Penulis seperti mencurahkan semua perasaan yang menghimpitnya hingga pembaca seperti diajak masuk ke dalam masalah yang sedang dia hadapi, bahkan pembaca yang melankolis bisa menitikkan airmata ketika mencermati beberapa episode perjalanan hidup Mogayer dalam novel “Sang Penatap Matahari” yang kini dapat dipesan melalui tokopedia itu.

Kembali terkait pernikahan dengan istri keduanya, ada sesuatu yang unik. Mereka menikah secara sederhana, tepat saat kaum Muslimin menyembelih hewan qurban. Mereka menikah sore hari dalam suasana Hari Raya Idul Adha serta hanya dihadiri keluarga dan kerabat dekat.

Filosofi di balik pernikahan Mogayer dan Aisha di Hari Raya Idul Qurban itu adalah teladan Nabi Ibrahim A’laihissalam. Mereka ingin belajar kepada keluarga Bapak dari para Nabi tersebut. Belajar keikhlasan dan kesetiaan. Bertemu dan berpisah karena Allah, dan menerima semua ketentuan Allah tanpa prasangka.

*Resensi novel ini ditulis oleh Aat Surya Safaat, Wartawan Senior dan Konsultan Komunikasi asal Kabupaten Pandeglang, Banten yang pernah menjadi Kepala Biro Kantor Berita ANTARA di New York (1993-1998) dan Direktur Pemberitaan ANTARA (2016). Saat ini mendapat amanah sebagai Ketua Bidang Luar Negeri Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)

Editor: Administrator
Tags: Aat Surya SafaatGunawan Yasniperdagangan
Previous Post

Jembatan Putus, Petugas Vaksinasi di Lebak Terpaksa Diangkut Dengan Beko

Next Post

Akhirnya Tiara Andini Rilis Album Perdana, Ajak Pendengar untuk Galau

Related Posts

Dosen Universitas Primagraha, Muhamad Wahyudin, M.H., C.DAIMA., C.ACSM., C.NLPTC., C.BMS.
Opini

Ramadhan, Perjuangan, dan Kebangkitan Pemuda

13 Maret 2026 | 14:31
Android
Opini

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer
Opini

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos
Opini

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam
Opini

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka
Opini

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32
Load More

Popular

  • Agnes Jennifer

    Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Nimbrung di Unggahan Mengarah Pelecehan, Agung Karmalogy Minta Maaf dan Akui Kapok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Isu Dugaan Praktik Pungli Pencairan Dana Sertifikasi Guru Agama, Kemenag Kota Tangerang: Itu Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arema FC Vs Malut United FC, Misi Bangkit Singo Edan Pasca Idul Fitri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GRATIS! Link Download Logo Milad ke-62 IMM 2026, Lengkap dengan Filosofinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ika FH Untirta dan Komnas PA Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selain Klaim Penyakit TBC Bisa Diobati dengan Herbal, Ini Deretan Kontroversi Influencer Bude Wellness

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjaga Lintasan Kereta Api Dipatok Ular Tanah, Budi Rustandi Langsung Menjenguk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda