BANTENRAYA.COM – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus melengkapi fasilitas di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mereka ingin mengejar target Sirkuit Mandila agar bisa lolos proses homologasi atau pengesahan.
Dengan demikian, dua agenda olahraga internasional yakni World Superbike (WSBK) pada Novemebr 2021 dan MotoGP 2022 bisa digelar di sana.
Baca Juga: Jadi Satu-satunya Tim yang Belum Terkalahkan di Liga 1, Pelatih Persib Makin Waspada
Dua ajang bergengsi ini hanya awalan saja dari rangkaian kegiatan sport tourism lain yang akan datang di Sirkuit Mandalika.
Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro dalam siaran resminya mengatakan, di tengah pandemi dan semakin dekatnya penyelenggaraan WSBK dan MotoGP 2022, pihaknya berupaya menyelesaikan pekerjaan di lapangan, untuk terlaksana kegiatan tersebut.
”Hal itu agar kelengkapan sirkuit dapat selesai tepat waktu,” ujarnya.
Baca Juga: Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-12, Barcelona Main di Kandang, Real Madrid Tantang Elche
“Dukungan dan sinergi yang kuat dari semua pihak membuat kami optimistis dapat mengejar tenggat penyelesaian kelengkapan sirkuit ini,” imbuh Bram.
Ia menjelaskan, kelengkapan yang tengah disiapkan saat ini antara lain pengecatan kerb pada trek utama sirkuit.
Hingga kini progres Sirkuit Mandalika sudah mencapai 92 persen untuk keseluruhan pembangunan dan fasilitas pendukung.
Baca Juga: Bupati Lebak Turun Gunung, Jembatan Amrol Langsung Diperbaiki Hari Ini Juga
Area Race control yang menjadi lokasi supervisi jalannya balapan saat ini dalam tahap penyelesaian fasad atau sisi luar bangunan serta instalasi sistem elektronik balapan.
Observation deck di area sirkuit, toilet dan area pengantaran juga dalam tahap penyelesaian.
Saat ini sedang berlangsung pemasangan grand stand atau panggung yang tersebar di sejumlah titik. Titik-titik tersebut berdekatan dengan tikungan 15, 16, 17, 1, dan garis finis.
Tak ketinggalan juga fasilitas kesehatan turut dipersiapkan dengan dibangunnya medical center termasuk helipad di sisi utara.
Selain itu, ITDC bekerjasama dengan TNI dan Polri tengah menyiapkan command center sebagai pusat pengendalian keamanan saat event berlangsung.
Penonton dibatasi hanya 25.000 orang dengan protokol kesehatan ketat. Para penonton juga wajib telah menerima vaksin sebanyak dua kali.
Baca Juga: Kembangkan Bisnis, Po Haryanto Bersiap Layani Pengiriman Barang dengan Brand Haryanto Express
Seluruhnya fasilitas tersebut ditargetkan sudah selesai sebelum balapan berlangsung. ***

















