BANTENRAYA.COM – Raksasa Belanda baru-baru ini merilis seragam ketiga yang fenomenal. Sebab dalam salah satu seragam, Ajak menyematkan logo atau warna untuk memberi penghormatan kepada mendiang superstar Reggae, Bob Marley.
Motif khas dan dianggap mewakili lagu ‘Three Little Birds’ yang popular memang telah diadopsi sebagai semacam lagu kebangsaan oleh fanbase Ajax. Namun, ini tampaknya melanggar pedoman UEFA yang kemudian melarang Ajak menggunakan kaus ini.
Ajax secara kontroversial diminta untuk menghapus logo “Three Little Birds” dari kostum alternatif mereka yang terinspirasi Bob Marley di Liga Champions musim ini oleh UEFA.
Baca Juga: Hasil Liga Champions, Barcelona Kandas Juventus On The Track
Kemeja ini didominasi warna hitam, dengan garis merah, kuning dan hijau di bahu dan lengan mewakili warna yang terkait dengan warisan rastafarian Marley.
Ada juga motif tiga burung yang dijahit di bagian belakang jersey, tepat di bawah kerah, mengacu pada hit artis Reggae tahun 1980 itu.
Juara bertahan Eredivisie memulai debut strip baru mereka selama akhir pekan dalam kemenangan liga mereka atas PEC Zwolle pada hari Sabtu, tetapi sejak itu terpaksa mengubahnya untuk menghapus motif pada edisi pemain, memicu frustrasi di antara para penggemar.
Menurut Ajax seperti dikutip dari eurosport pada Kamis 16 September 2021, UEFA tidak mengizinkan ekspresi lain selain logo resmi klub pada strip yang digunakan dalam kompetisi mereka.
Baca Juga: Penyisihan Liga Champions, Blunder Lingard Kandaskan Manchester United
Di bawah aturan ini, yang termasuk dalam Pasal 7 Peraturan Peralatan UEFA, badan pengatur Eropa menganggap kit tersebut berisi gambar ilegal.
Rilis awal pada bulan Agustus jersey ini sukses besar bagi raksasa Belanda, karena terjual habis dalam beberapa hari mulai dijual dan empat kali lebih banyak daripada kaus lainnya, menurut direktur komersial Menno Geelen.
Marley memiliki status kultus di antara penggemar Ajax, dengan ‘Tiga Burung Kecil’ yang didukung oleh para pendukung selama dekade terakhir di Johan Cruyff ArenA dan sekarang secara teratur digunakan sebagai lagu kolektif pada hari pertandingan.
Legenda mengatakan bahwa nyanyian itu pertama kali diadopsi oleh de Godenzonen setelah pertandingan persahabatan pra-musim 0-0 melawan Cardiff City di Ninian Park pada Agustus 2008, di mana DJ stadion memasang trek di tannoy di akhir pertandingan, dan itu telah terjebak dengan fanbase sejak itu.***

















