BANTENRAYA.COM – Banjir kembali melanda Kota Cilegon pada Minggu, 12 Februari 2023 lalu.
Beberapa lingkungan di dua kecamatan yaitu Jombang dan Cibeber menjadi daerah terdampak banjir.
Ketua Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga mengaku, pihaknya telah sering mengingatkan Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kota Cilegon untuk fokus menangani masalah banjir. S
Sebab, beberapa lokasi banjir sudah menjadi langganan setiap tahunnya.
”Kita sudah ingatkan Dinas PU (DPUPR) untuk konsen dan serius menangani banjir. Apalagi untuk wilayah Cibeber, Kelurahan Cibeber itu sudah kan, sudah menjadi persoalan setiap musim penghujan atau setiap ada hujan,” kata Erik yang juga dari Daerah Pemilihan Cibeber dan Cilegon.
Baca Juga: Tafsir Mimpi Tentang Babi dalam Islam, ada Simbol Kaum Nasrani, Bacanya Jangan Kaget ya!
Kata Erik, Komisi 4 DPRD Kota Cilegon juga sudah sering mengingatkan agar DPUPR Kota Cilegon melakukan pendataan jalan-jalan yang belum memiliki saluran drainase dan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan.
Namun, apa yang telah diingatkan oleh DPUPR Kota Cilegon hingga kini belum dilaksanakan oleh DPUPR Kota Cilegon.
”Kita Komisi 4 sudah mengingatkan, untuk mendata jalan-jalan yang ada di wilayah Kota Cilegon belum ada drainasenya segera dibuatkanm (drainase), sunga-sungai yang mengalami pendangkalan segera dilakukan pengangkatan sedimentasinya,” pinta Politisi Partai Golkar ini.
Erik juga meminta agar Organisasi Perangkat Daerah atau OPD terkait seperti Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja juga tegas menertibkan bangunan yang berada di atas aliran sungai yang menjadi penyebab banjir.
”Satpol PP menertibkan bangunannya, PU sedimentasinya. PU ini seperti hidup enggan mati tak mau, atau ada kekhawatiran mau ada rotasi mutasi atau seperti apa ini, bingung kita ini,” ujarnya.
Baca Juga: 10 Pantun Romantis untuk Pasangan di Hari Valentine 2023, Dijamin bisa bikin Baper dan Salting
Banjir di Kota Cilegon terjadi setelah hujan mengguyur sejak Sabtu, 11 Februari 2023 malam hingga Minggu, 12 Februari 2023 siang.
Selain pemukiman, beberapa ruas jalan yang terendam banjir seperti Jalan Lingkar SelatanCilegon, Jalan Cigiceh di Gedong Dalem, Jalan Kaligandu di Purwakarta dana Jalan Kranggot di Sukmajaya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Cilegon Nikmatullah melalui Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan dan Evakuasi Bencana Ana Maulana mengatakan, banjir terjadi sejak Sabtu,11 Februari 2023 malam sekitar 20.25 WIB hingga pukul 23.30 WIB.
“Wilayah yang terendam di Kecamatan Jombang, Kelurahan Jombang Wetan, ratusan KK (Kepala Keluarga). Wilayah Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber,” tuturnya.
Ana menerangkan, lingkungan yang terendam banjir menurut data BPBD Kota Cilegon banjir di Kecamatan Jombang seperti LingkunganRokal Barat RT 01 RW 011 ada 20 KK, Lingkungan Rokal RT 02 RW 011 ada 80 KK, Lingkungan Rokal RT 01 RW 010 ada 20 KK, Lingkungan Rokal RT 02 RW 010 ada 15 KK, Lingkungan Rokal RT 03 RW 010 ada 12 KK, Lingkungan Telu RT 05 RW 04 ada 50KK. Ana menjelaskan di Kecamatan Cibeber,
Lingkungan Cibeber Barat RT 01 RW 02 total warga terdampak 25 KK.
“Dampak kejadian menggenangi rumah warga dan akses lalu lintas,” katanya. ***



















